17 Tahun yang Lalu: Satoshi Nakamoto Melakukan Transfer Bitcoin Pertama – U.Today

3 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
1 tampilan

Sejarah Transaksi Bitcoin Pertama

Komunitas cryptocurrency diingatkan akan sebuah peristiwa penting dalam sejarah transaksi digital. Tepat 17 tahun yang lalu, pada 12 Januari 2009, transaksi peer-to-peer (P2P) Bitcoin (BTC) pertama kali diselesaikan. Seperti yang disoroti oleh CoinGecko di platform X, pencipta Bitcoin yang menggunakan nama samaran Satoshi Nakamoto melakukan transaksi penting tersebut tak lama setelah peluncuran Bitcoin.

Transaksi Bersejarah

Pada kesempatan bersejarah itu, Satoshi mentransfer 10 BTC kepada kriptografer terkenal Hal Finney. Transaksi ini signifikan karena merupakan demonstrasi nyata pertama bahwa Bitcoin dapat berfungsi sebagai uang digital. Satoshi mengirim koin tersebut secara langsung tanpa perantara, sesuai dengan desainnya, kepada Hal Finney melalui internet.

Nilai dan Verifikasi Transaksi

Perlu dicatat bahwa 10 BTC pada saat itu tidak memiliki nilai pasar, karena transaksi tersebut hanya sebuah eksperimen untuk menunjukkan apa yang mungkin dilakukan di ruang digital. Saat ini, 10 BTC yang sama bernilai sekitar $903,700 berdasarkan nilai pasar saat ini. Pengidentifikasi unik untuk transaksi tersebut, “f418…9e16,” tetap dapat diakses dan masih dapat diverifikasi di blockchain Bitcoin. Ini menekankan ketidakberubahan dan transparansi Bitcoin, mengonfirmasi prinsip jaringan yang tetap konsisten selama hampir 20 tahun.

Perkembangan Bitcoin

Dalam rentang waktu ini, Bitcoin telah tumbuh menjadi entitas bernilai $1,8 triliun, menunjukkan bahwa koin tersebut tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dalam industri keuangan yang lebih luas.

Penerimaan dan Penghormatan

Sebagai tanda penerimaan, Bursa Efek New York (NYSE) telah memasang patung Satoshi Nakamoto di AS. Seniman Italia Valentina Picozzi mengukir patung tersebut, dengan pemasangan disiapkan sebagai bagian dari minggu pertama bursa. Di luar AS, patung serupa Satoshi telah diungkapkan di Vietnam, Lugano (Swiss), Jepang, dan El Salvador.

Sementara itu, YoungHoon Kim, yang dikenal memiliki skor IQ tertinggi di dunia, memuji Satoshi Nakamoto sebagai orang terpandai dalam sejarah, berkat dampak ciptaannya di ruang keuangan dan efek katalitiknya di sektor cryptocurrency.