Jeremie Davinci Sebut XRP Sebagai ‘Penipuan yang Bisa Dipertaruhkan’ – U.Today

8 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
4 tampilan

Jeremie Davinci dan Pandangannya tentang Bitcoin dan XRP

Jeremie Davinci, seorang pengadopsi Bitcoin awal, jutawan kripto, dan YouTuber, baru-baru ini mempublikasikan sebuah tweet yang memuji Bitcoin (BTC) dan mengecam cryptocurrency XRP yang terkait dengan Ripple. Dalam tweet tersebut, Davinci menyampaikan pandangannya kepada para pemegang Bitcoin dan XRP.

Ia mengomentari cuplikan dari sebuah wawancara video, di mana pembawa acara mengungkapkan bahwa ia memiliki $1.300.000 dalam XRP, berharap bahwa nilai aset tersebut akan meningkat menjadi $10, sementara pada saat wawancara, harga XRP diperdagangkan sekitar $2.

Pandangan Davinci tentang Bitcoin dan XRP

Davinci menekankan bahwa banyak orang yang memegang Bitcoin dan XRP tidak sepenuhnya memahami apa yang mereka miliki. Ia memuji BTC sebagai “penyimpanan kekayaan terbaik” dan menyebut XRP sebagai “penipuan yang bisa dipertaruhkan.” Menurutnya, banyak orang memiliki #Bitcoin dan #XRP tanpa mengetahui karakteristik masing-masing. Satu adalah penyimpanan kekayaan terbaik (BTC), sementara yang lainnya adalah penipuan yang bisa dipertaruhkan (XRP).

Kritik terhadap XRP

XRP telah dilabeli sebagai penipuan terpusat oleh banyak maksimalis Bitcoin, termasuk Max Keiser. Di masa lalu, terdapat artikel yang mengkritik Ripple karena menjual XRP di pasar, memanipulasi harga, dan memberlakukan pemerintahan terpusat. Selain itu, XRP juga berada di bawah tekanan regulasi selama sekitar lima tahun ketika SEC memulai kasus hukum terhadapnya.

Namun, di bawah kepemimpinan ketua SEC yang baru, yang ditunjuk oleh presiden AS Donald Trump, kasus tersebut dihentikan, sehingga membantu memulihkan reputasi XRP di pasar.

Operasi dan Karakteristik XRP

XRP beroperasi di atas buku besar XRP, dan total pasokan 50 miliar koinnya telah ditambang sebelumnya. Keadaan ini sering dijadikan sebagai poin penjualan utama XRP dibandingkan dengan Bitcoin, yang proses penambangannya sering mengkonsumsi energi dalam jumlah besar karena menggunakan protokol konsensus Proof-of-Work.