Mengenang Hal Finney: Pengguna Bitcoin Pertama yang Meninggal 11 Tahun Lalu

8 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
4 tampilan

Mengenang Hal Finney

Hari ini, komunitas cryptocurrency mengenang Hal Finney, seorang kriptografer dan ilmuwan komputer yang dianggap sebagai pengguna Bitcoin pertama. Finney meninggal dunia tepat 11 tahun yang lalu. Dalam sebuah tweet, sejarawan Bitcoin Pete Rizzo memberikan penghormatan kepada pelopor Bitcoin tersebut:

“Tepat 11 tahun yang lalu hari ini – Hal Finney – pengguna Bitcoin pertama, meninggal dunia. Dia mendukung BTC ketika harganya $0 dan memprediksi BTC akan mencapai $10 juta. Pergi tetapi tidak terlupakan. Legenda.”

Peran Finney dalam Sejarah Bitcoin

Finney adalah salah satu orang pertama yang mengunduh, menginstal, dan menggunakan perangkat lunak Bitcoin ketika pencipta Bitcoin yang menggunakan nama samaran Satoshi Nakamoto pertama kali merilisnya. Dalam eksperimen awalnya dengan Bitcoin, Finney menambang cryptocurrency dan menemukan serta memperbaiki masalah perangkat lunak yang muncul. Namun, karena konsumsi CPU yang berlebihan, Finney sempat menghapus perangkat lunak Bitcoin, tetapi hanya untuk waktu yang singkat.

Transaksi Pertama dan Prediksi Masa Depan

Finney mencatat namanya dalam sejarah ketika Satoshi Nakamoto mengirimkan transaksi Bitcoin pertama kepadanya. Pada 12 Januari 2009, Satoshi memulai transaksi pertama di blockchain dengan mengirimkan 10 Bitcoin kepada Finney, yang merupakan yang pertama dari apa yang kemudian dianggap sebagai transaksi peer-to-peer (P2P). Finney juga termasuk di antara yang pertama membalas publikasi kertas putih Satoshi Nakamoto. Ketika Bitcoin bernilai sangat rendah, Finney memprediksi bahwa cryptocurrency ini akan mencapai jutaan dolar, dengan prediksi BTC sebesar $10 juta yang sering dikaitkan kepadanya.

Penyakit dan Warisan

Finney didiagnosis menderita amyotrophic lateral sclerosis (ALS) pada tahun 2009 dan meninggal dunia pada 28 Agustus 2014. Meskipun ada spekulasi bahwa Finney adalah Satoshi Nakamoto, ia membantah hal ini sebelum meninggal. Hingga saat ini, identitas asli Satoshi Nakamoto tetap menjadi misteri yang belum terpecahkan.