Pengguna AS Kembali ke Binance? Tidak Secepat Itu – U.Today

8 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
4 tampilan

Nasihat CFTC untuk Bursa Perdagangan Asing

Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) baru-baru ini mengeluarkan nasihat staf yang bertujuan untuk menjelaskan bagaimana bursa perdagangan asing (FBOT) dapat berinteraksi dengan klien yang berbasis di AS secara sesuai dengan regulasi. Selama beberapa tahun terakhir, banyak proyek yang berbasis di Amerika terpaksa pindah ke luar negeri akibat lingkungan regulasi yang kurang bersahabat. Kini, CFTC berupaya menyambut mereka kembali di bawah kerangka regulasi yang lebih jelas.

Langkah CFTC dan Reaksi Pasar

Ketua Sementara Caroline Pham, yang dilaporkan sedang dalam proses bergabung dengan platform cryptocurrency Moonpay, melihat ini sebagai langkah untuk membawa kembali aktivitas cryptocurrency ke dalam negeri.

Bursa asing berpotensi mulai melayani pelanggan AS tanpa harus mendirikan entitas lokal, asalkan mereka memiliki lisensi di bawah rezim regulasi yang sesuai. Namun, beberapa akun media sosial dan outlet berita telah mulai menyebarkan judul yang terlalu disederhanakan dan menyesatkan mengenai platform perdagangan cryptocurrency besar seperti Binance dan OKX yang dapat menyambut trader AS.

Pentingnya Kepatuhan

Penting untuk dicatat bahwa nasihat CFTC tidak menjamin bahwa hal ini akan segera terwujud, karena masih ada persyaratan kepatuhan yang ketat untuk bursa perdagangan asing. Seperti yang telah dicatat oleh beberapa pihak, inti dari masalah ini adalah bahwa CFTC ingin memberikan jalan bagi pengembang cryptocurrency asal Amerika untuk kembali ke tanah AS, karena nasihat ini secara khusus ditujukan kepada mereka.

“Perusahaan-perusahaan Amerika yang terpaksa mendirikan usaha di yurisdiksi asing untuk memfasilitasi perdagangan aset crypto kini memiliki jalur kembali ke pasar AS,” demikian bunyi nasihat staf tersebut.

Kesimpulan

Oleh karena itu, jelas bahwa bursa luar negeri tidak akan diberikan akses secara sembarangan. Binance mulai melarang pengguna AS sekitar Juni 2019 karena meningkatnya pengawasan regulasi. Bursa terkemuka ini sejak itu menghadapi banyak tuduhan berusaha menghindari pembatasan tersebut. Bahkan, CFTC menggugat raksasa perdagangan ini pada tahun 2023, menuduhnya menarik pelanggan AS. Binance akhirnya menyelesaikan kasus dengan CFTC dengan membayar hampir $3 miliar.