Tokenisasi Pasar U.S. Treasury
Salah satu aset teraman dan paling diatur di Wall Street perlahan-lahan memasuki dunia blockchain. Penerbit ETF kini sedang mencari persetujuan untuk men-tokenisasi sebagian dari pasar U.S. Treasury tanpa mengubah cara investor memperdagangkan atau memiliki dana tersebut.
Permohonan F/m Investments
F/m Investments, yang mengelola ETF US Treasury 3-Month Bill senilai $6,3 miliar (TBIL), telah mengajukan permohonan kepada Securities and Exchange Commission (SEC) untuk mencatat beberapa saham ETF yang ada di blockchain. Permohonan ini diajukan pada 21 Januari.
Proposal Tokenisasi
Proposal ini akan memungkinkan kepemilikan, ticker, dan perdagangan dana tetap tidak berubah, sambil memungkinkan saham yang ditokenisasi dan konvensional untuk coexist dengan biaya, hak, dan pengungkapan yang identik. F/m Investments menjadi penerbit ETF pertama yang mengajukan permohonan kepada SEC untuk saham ETF yang ditokenisasi, khususnya untuk F/m US Treasury 3 Month Bill ETF (TBIL).
“Tokenisasi akan hadir di pasar sekuritas, baik kami mengajukan aplikasi ini atau tidak,” ujar CEO Alexander Morris.
Inovasi di Pasar Sekuritas
Ini adalah langkah awal dari banyak inovasi yang akan datang. Jika disetujui, langkah ini akan memposisikan treasury jangka pendek sebagai kasus uji nyata untuk membawa catatan kepemilikan berbasis blockchain ke jantung pasar sekuritas yang diatur—dengan persetujuan regulator, bukan di luar mereka.
Dorongan untuk Tokenisasi Aset
Ini bukan hanya eksperimen sekali saja dengan TBIL. Dorongan untuk membawa aset keuangan tradisional ke blockchain—sering disebut tokenisasi aset dunia nyata (RWAs)—telah mendapatkan momentum yang signifikan dalam setahun terakhir. Perusahaan-perusahaan besar dan bank sedang meluncurkan produk-produk tokenized.
Sebagai contoh, dana likuiditas digital BlackRock telah berkembang pesat di Ethereum, dan JPMorgan baru-baru ini meluncurkan dana pasar uang yang ditokenisasi untuk investor institusi.