Bithumb Menunda Rencana IPO Hingga Setelah 2028 di Tengah Pengawasan Regulasi

6 hari yang lalu
Waktu baca 1 menit
7 tampilan

Penundaan Rencana IPO Bithumb

Bursa kripto Bithumb dilaporkan menunda rencana penawaran umum perdana (IPO) hingga setelah tahun 2028, menurut media lokal. Laporan dari Maeil Business News Korea mengutip seorang pejabat Bithumb yang menyatakan bahwa bursa kripto asal Korea Selatan ini akan “fokus pada persiapan untuk pencatatan hingga 2027.”

Langkah-langkah Perbaikan Internal

CFO Bithumb, Jeong Sang-gyun, mengungkapkan dalam rapat tahunan pemegang saham bahwa perusahaan sedang memperkuat kebijakan akuntansi dan kontrol internal setelah menjalin perjanjian nasihat IPO dengan Samjong KPMG.

Perubahan Manajemen dan Insiden Sebelumnya

Bithumb baru-baru ini mengangkat kembali CEO Lee Jae-won untuk masa jabatan dua tahun dalam rapat yang juga membahas penundaan IPO tersebut. Awalnya, pencatatan diharapkan dapat dilakukan sekitar tahun 2025. Penundaan ini terjadi di tengah pengawasan regulasi dan operasional yang ketat, menyusul serangkaian insiden yang menimbulkan pertanyaan mengenai kontrol internal dan standar kepatuhan.

Pada bulan Februari, bursa secara keliru memberikan kredit kepada pengguna sebesar 2.000 Bitcoin alih-alih 2.000 won Korea selama acara promosi, yang mengakibatkan saldo internal melebihi $40 miliar. Meskipun sebagian besar dana tersebut hanya tercatat di buku besar internal platform dan kemudian dibatalkan, insiden ini menarik perhatian regulator mengenai bagaimana perbedaan besar seperti itu dapat terjadi dalam waktu singkat.

Pemeriksaan Regulator dan Denda

Secara terpisah, Layanan Pengawas Keuangan Korea Selatan telah memeriksa insiden tersebut untuk menilai potensi kelemahan dalam sistem buku besar elektronik dan mekanisme pengawasan Bithumb. Awal bulan ini, bursa juga didenda sebesar 36,8 miliar won, sekitar $24,5 juta, karena pelanggaran aturan anti-pencucian uang. Bursa tersebut diduga memproses 45.772 transfer kripto yang melibatkan 18 penyedia layanan aset virtual luar negeri yang tidak terdaftar, melanggar persyaratan regulasi.

Implikasi IPO Bithumb

Meskipun ada penundaan, IPO bursa besar dapat membawa implikasi yang lebih luas bagi adopsi kripto dan pasar modal di negara tersebut. Sementara itu, Dunamu, yang mengoperasikan Upbit, juga telah mengumumkan rencana untuk IPO setelah penyelesaian pertukaran saham dengan Naver Financial, yang diharapkan terjadi pada akhir tahun ini.