Bybit Memimpin Putaran Pendanaan Hata Senilai $8 Juta Saat Malaysia Memperluas Aturan Aset Digital

5 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
4 tampilan

Bybit Memimpin Pendanaan Seri A untuk Hata

Bybit telah memimpin putaran pendanaan Seri A senilai $8 juta untuk Hata, sebuah bursa aset digital yang berbasis di Malaysia dan beroperasi dengan dua lisensi. Menurut pengumuman yang dirilis pada hari Senin, putaran ini juga mendapatkan dukungan dari beberapa kantor keluarga global, serta memperluas dukungan sebelumnya dari Bybit setelah partisipasinya dalam putaran pendanaan awal Hata yang mencapai $4,2 juta.

Peluang Kemitraan Strategis

Kesepakatan ini tidak hanya menandai penggalangan modal, tetapi juga membuka peluang untuk kemitraan strategis yang lebih luas, yang berfokus pada pertumbuhan pasar aset digital di Malaysia melalui platform yang teratur. Hata mengklaim sebagai satu-satunya bursa aset digital di negara tersebut yang memiliki lisensi ganda, beroperasi di bawah pengawasan Securities Commission Malaysia dan Labuan Financial Services Authority.

Rencana Penggunaan Modal

Hata berencana untuk menggunakan modal baru ini di tiga area utama:

  • Meningkatkan likuiditas platform
  • Memperluas basis pengguna melalui upaya pemasaran dan ekosistem
  • Mengembangkan produk aset digital baru bersama Bybit untuk pengguna di Malaysia

Pernyataan CEO Bybit

CEO Bybit, Ben Zhou, menyatakan bahwa Malaysia tetap menjadi pasar penting bagi bursa tersebut.

“Malaysia adalah pasar strategis bagi Bybit, dengan salah satu populasi yang paling terlibat secara digital di Asia Tenggara dan potensi jangka panjang yang kuat untuk adopsi aset digital,”

ujarnya. Dia menambahkan bahwa kemitraan dengan Hata bertujuan untuk mendukung investor lokal melalui platform yang sesuai.

Kepatuhan dan Perlindungan Investor

Selain itu, Hata telah mengaitkan strategi pertumbuhannya dengan kepatuhan terhadap lisensi dan perlindungan investor. CEO David Low menyatakan bahwa kemitraan ini mencerminkan dukungan terhadap model tersebut seiring dengan perkembangan pasar lokal.

“Keputusan Bybit untuk memimpin putaran ini dan bermitra dengan kami secara strategis adalah validasi yang kuat dari keyakinan kami bahwa crypto harus dibangun dengan cara yang benar, dengan lisensi yang tepat, kepatuhan yang ketat, dan komitmen yang tak tergoyahkan terhadap perlindungan investor,”

katanya.

Perkembangan Hata dan Pasar Aset Digital di Malaysia

Sejak diluncurkan pada tahun 2023, Hata telah mendaftarkan lebih dari 209.000 pengguna dan memproses transaksi senilai 1,04 miliar ringgit Malaysia, atau sekitar $225 juta, pada tahun 2025. Perusahaan ini menawarkan layanan perdagangan dan kustodi aset digital di bawah kerangka regulasi Malaysia.

Pendanaan ini datang pada saat Malaysia memperluas upaya dalam bidang aset digital dan tokenisasi. Pada bulan Juni, negara ini meluncurkan Digital Asset Innovation Hub sebagai sandbox regulasi untuk kasus penggunaan seperti pembayaran terprogram, stablecoin yang didukung ringgit, dan pembiayaan rantai pasokan di bawah pengawasan bank sentral. Bank Negara Malaysia juga telah menetapkan peta jalan tiga tahun untuk mempelajari deposito ter-tokenisasi, stablecoin, dan penyelesaian lintas batas.

Bank sentral tersebut juga mengumumkan bahwa mereka sedang menguji tiga program sandbox terkait stablecoin yang didukung ringgit dan deposito bank ter-tokenisasi, dengan peserta termasuk Standard Chartered, CIMB Group, dan Maybank. Dalam konteks ini, investasi Bybit di Hata menambah dukungan baru untuk platform yang teratur di pasar yang sedang membangun infrastruktur aset digital baru.