Peringatan Mendesak dari Ledger tentang Penipuan Akun Palsu dan Phishing

5 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
4 tampilan

Peringatan Ledger tentang Penipuan Impersonasi dan Phishing

Dompet crypto perangkat keras terkemuka, Ledger, baru-baru ini mengeluarkan peringatan mengenai meningkatnya penipuan impersonasi dan phishing yang marak terjadi di ekosistem cryptocurrency. Dalam sebuah balasan di platform X, Ledger mengingatkan bahwa penipu yang menyamar sebagai perwakilan mereka semakin banyak.

Penyedia dompet ini menyatakan bahwa mereka secara aktif melaporkan dan memblokir akun penipu di media sosial, namun upaya tersebut tidak cukup karena mereka tidak dapat mengontrol apa yang dikatakan oleh akun-akun, baik yang asli maupun bot, dalam pesan, email, situs web, panggilan, bio, atau nama pengguna di X. Ledger mencatat bahwa tantangan ini terus berlanjut di berbagai platform.

“Kami menghargai upaya Anda untuk memperingatkan orang lain tentang penipuan ini,” ungkap mereka.

Penipu yang menyamar sebagai Ledger dan perwakilannya memang semakin umum. Meskipun mereka berusaha melaporkan dan memblokir penipu, Ledger tidak dapat mengontrol informasi yang disebarkan oleh akun-akun tersebut. Ledger menyampaikan hal ini sebagai tanggapan kepada pengguna crypto, “James Rule XRP,” yang melaporkan email palsu yang mengklaim berasal dari Ledger dan memberitahukan tentang tambalan keamanan kuantum.

Pentingnya Kesadaran dan Waspada

Ledger memperingatkan bahwa seiring dengan pertumbuhan kepemilikan digital, kecanggihan dan frekuensi upaya penipuan juga meningkat. Mereka menekankan pentingnya tetap terinformasi dan waspada terhadap penipuan dan upaya phishing untuk melindungi pengguna.

Dalam tweet terpisah, Ledger menegaskan bahwa kesadaran terhadap penipuan online yang umum adalah aspek penting dalam kepemilikan digital, terutama saat upaya phishing semakin aktif di seluruh ekosistem. Ledger menyarankan agar jika sebuah pesan terasa tidak terduga atau mencurigakan, pengguna sebaiknya berhenti sejenak untuk mempertimbangkan.

Dalam konteks ini, sangat penting bagi pengguna crypto untuk tidak mengklik tautan atau membagikan informasi pribadi. Mereka harus memverifikasi melalui saluran resmi Ledger untuk mencegah kesalahan yang tidak dapat diperbaiki.

Ledger menegaskan bahwa mereka tidak akan pernah menelepon, mengirim DM, atau meminta frasa pemulihan 24 kata dari pengguna crypto. Jika ada yang melakukannya, itu bisa jadi penipuan.

Ledger mendesak pengguna crypto untuk tetap waspada, menjaga aset mereka aman, dan selalu menandatangani transaksi dengan jelas jika memungkinkan. Ledger tidak akan pernah meminta Frasa Pemulihan Rahasia (SRP) atau menelepon pengguna, dan tidak akan pernah mengirim DM terlebih dahulu.

Peringatan dari Pemimpin Industri

Seiring dengan meningkatnya penipuan phishing di ruang crypto, para pemimpin industri juga mengambil tanggung jawab untuk memperingatkan komunitas tentang ancaman ini. Salah satu peringatan datang dari CTO Emeritus Ripple dan salah satu arsitek asli XRP Ledger, David Schwartz, yang mengingatkan tentang upaya phishing di mana penipu menyamar sebagai Robinhood untuk mengirim email kepada pengguna.