Google Menggugat Kelompok Kejahatan Siber China yang Diduga Menggunakan Gemini AI untuk Penipuan Phishing Massal

5 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
5 tampilan

Gugatan Google Terhadap Jaringan Kejahatan Siber

Google mengajukan gugatan pada hari Jumat terhadap jaringan kejahatan siber asal China yang diduga bernama Outsider Enterprise. Mereka dituduh menggunakan Gemini AI milik Google untuk mengotomatiskan kampanye pengiriman pesan teks penipuan yang menargetkan ratusan ribu korban di Amerika Serikat. Kampanye ini melibatkan situs phishing yang dirancang untuk mencuri kredensial keuangan.

Detail Operasi Penipuan

Menurut dokumen pengadilan, para terdakwa diduga menggunakan Gemini AI untuk menghasilkan kode dan template untuk situs web palsu yang meniru portal telekomunikasi yang sah. FBI melaporkan bahwa operasi ini telah menerapkan lebih dari 8.000 situs phishing di berbagai negara.

Dalam periode dua minggu yang berakhir pada 1 Juni, Google menerima sekitar 55.000 laporan mengenai pesan mencurigakan di Google Messages, banyak di antaranya diduga terkait dengan Outsider Enterprise. Dokumen pengadilan juga menunjukkan bahwa jaringan tersebut telah mencuri sekitar 3,87 juta nomor kartu kredit, yang berkontribusi pada kerugian sekitar $1,9 miliar sejak Juli 2023.

Target Penipuan dan Dampaknya

Situs phishing ini diduga menargetkan berbagai akun keuangan, termasuk dompet cryptocurrency dan kredensial pertukaran, karena para penipu semakin fokus pada pemegang aset digital yang mungkin memiliki lebih sedikit jalan keluar dibandingkan dengan pelanggan perbankan tradisional.

Gugatan ini muncul di tengah meningkatnya penipuan keuangan yang didorong oleh AI di seluruh Amerika Serikat. FBI mencatat bahwa pada tahun 2025, mereka menerima total 1.008.597 keluhan kejahatan internet, dengan keluhan terkait cryptocurrency menyumbang 181.565 laporan dan kerugian sebesar $11 miliar—angka tertinggi di antara kategori lainnya.

Pusat Keluhan Kejahatan Internet FBI

Untuk pertama kalinya dalam hampir 25 tahun sejarahnya, Pusat Keluhan Kejahatan Internet FBI mengalokasikan bagian khusus untuk penipuan yang melibatkan kecerdasan buatan, yang menghasilkan 22.364 keluhan dan mengakibatkan kerugian hampir $893 juta bagi warga Amerika.

Operasi Level Up yang diluncurkan oleh biro pada tahun 2024 telah memberi tahu lebih dari 8.000 korban penipuan cryptocurrency dan mencegah lebih dari $500 juta dalam potensi kerugian. Penelitian menunjukkan bahwa bahkan model AI terkemuka dapat mendorong perilaku berbahaya, menimbulkan kekhawatiran saat perusahaan seperti Apple mengintegrasikan kemampuan AI ke dalam produk konsumen.

Gugatan Google ini merupakan langkah penting dalam upaya untuk mempertanggungjawabkan pelaku jahat yang memanfaatkan alat AI terhadap sistem keuangan.