Hong Kong SFC Menandai Aurum Foundation sebagai Platform Aset Virtual yang Mencurigakan

7 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
3 tampilan

Regulator Sekuritas Hong Kong Tambahkan Aurum/Aurum Foundation ke Daftar Peringatan

Regulator sekuritas Hong Kong telah menambahkan Aurum/Aurum Foundation ke dalam daftar peringatannya mengenai platform perdagangan aset virtual yang mencurigakan. Hal ini dilakukan setelah mereka menuduh entitas tersebut beroperasi tanpa izin yang diperlukan. Komisi Sekuritas dan Berjangka Hong Kong (SFC) menyatakan bahwa Aurum/Aurum Foundation mengklaim di situs webnya bahwa mereka terdaftar di Hong Kong di bawah Ordinansi Perusahaan dan menawarkan layanan perdagangan aset virtual, kontrak berjangka, serta derivatif. Namun, SFC menegaskan bahwa Aurum/Aurum Foundation tidak memiliki lisensi yang diperlukan dan dicurigai melakukan kegiatan tanpa izin.

Daftar Peringatan SFC

SFC telah memasukkan platform tersebut ke dalam Daftar Peringatan, yang berfungsi untuk mengidentifikasi entitas yang mungkin menimbulkan risiko bagi investor. Aurum/Aurum Foundation kini bergabung dengan sejumlah entitas lain yang juga telah ditambahkan SFC ke dalam daftar pantauannya sepanjang tahun 2026. Penambahan terbaru mencakup:

  • exiovip.top yang ditandai pada 9 Juni
  • StableStock dan Stablestocks Lab Limited pada 8 Mei
  • EQU Asset Management pada 22 April
  • Quant Global Technologies dan Quant Global Technologies Hong Kong pada 16 Maret
  • Globiance X Limited dan Globiance HK Limited pada 3 Februari
  • Platform ADG dan Grid FinTech Limited pada tanggal yang sama
  • Blue Rock Capital Limited pada 10 Februari
  • R-Coin Wallet, R-Wallet, dan JUMANJIN CO., LIMITED pada 27 Januari
  • Ju.com pada 26 Januari

Peringatan untuk Investor

SFC menyarankan investor untuk memverifikasi apakah suatu platform terdaftar dalam daftar resmi platform perdagangan aset virtual yang memiliki lisensi sebelum melakukan penyetoran dana. Regulator sebelumnya telah memperingatkan bahwa operator yang tidak terdaftar mungkin menggunakan promosi melalui media sosial, klaim kemitraan bisnis, atau tawaran investasi yang sangat menarik untuk menarik pengguna.

Peningkatan Pengawasan Regulasi

Tindakan terbaru ini diambil saat Hong Kong terus memperluas pengawasan regulasi di sektor aset digital. Pada bulan Mei, Biro Layanan Keuangan dan Perbendaharaan serta SFC menerbitkan kesimpulan konsultasi mengenai kerangka lisensi yang diusulkan untuk perusahaan yang menyediakan layanan penasihat aset virtual dan manajemen portofolio. Otoritas menerima 51 pengajuan selama proses konsultasi tersebut.

Di bawah proposal ini, kegiatan penasihat aset virtual akan diatur dengan aturan yang sebanding dengan aktivitas reguler Tipe 4, sementara layanan manajemen aset virtual akan diselaraskan dengan aktivitas reguler Tipe 9 dalam kerangka regulasi keuangan Hong Kong yang ada. Sekretaris Layanan Keuangan dan Perbendaharaan, Christopher Hui Ching-yu, menyatakan bahwa proposal ini merupakan bagian dari kebijakan aset digital Hong Kong dan upaya untuk memperkuat perlindungan bagi investor. CEO SFC, Julia Leung Fung-yee, menambahkan bahwa rezim yang direncanakan akan menerapkan standar yang sebanding dengan yang digunakan dalam layanan keuangan tradisional.