Anggota Legislatif UE Memajukan Kerangka Euro Digital dengan Persetujuan Komite

4 jam yang lalu
2 menit baca
3 tampilan

Persetujuan Paket Euro Digital oleh Parlemen Eropa

Komite Urusan Ekonomi dan Moneter Parlemen Eropa telah menyetujui posisinya mengenai paket euro digital, yang memajukan proses legislasi untuk mata uang digital bank sentral yang diusulkan oleh Bank Sentral Eropa (ECB) dan direncanakan untuk diluncurkan pada tahun 2029. Pada hari Selasa, komite mengumumkan bahwa anggota legislatif mendukung proposal tersebut dengan suara 43 berbanding 14.

Aturan Operasional Euro Digital

Rancangan undang-undang ini menetapkan aturan mengenai cara euro digital akan beroperasi, siapa yang dapat mendistribusikannya, serta perlindungan yang akan diterapkan untuk pengguna dan lembaga keuangan.

Fernando Navarrete Rojas, seorang anggota Parlemen Eropa, menyatakan bahwa proposal ini mempertahankan hak konsumen untuk memilih metode pembayaran yang mereka sukai dan menggambarkan euro digital sebagai pelengkap uang tunai, bukan pengganti. Di bawah proposal komite, ECB akan menerbitkan euro digital untuk digunakan di seluruh zona euro melalui opsi pembayaran online dan offline.

Fungsi dan Perlindungan Transaksi

Komite menyambut baik dukungan untuk memastikan ketersediaan dan penerimaan uang tunai sebagai alat pembayaran yang sah, sekaligus memajukan euro digital. Seiring dengan kemajuan diskusi legislasi, ECB terus mendukung rekan-rekan legislator dengan keahlian teknis.

Rancangan undang-undang menyatakan bahwa transaksi online akan bergantung pada model berbasis akun, sementara pembayaran offline akan menggunakan nilai yang disimpan secara lokal pada perangkat. Anggota legislatif menjelaskan bahwa fungsi offline akan beroperasi mirip dengan uang tunai, di mana pengguna akan kehilangan dana yang disimpan pada perangkat yang hilang secara permanen.

Perlindungan Privasi dan Batasan Kepemilikan

Proposal parlemen juga mencakup perlindungan privasi yang dibangun di sekitar teknologi seperti zero-knowledge proofs. Komite menyatakan bahwa alat-alat ini akan memungkinkan verifikasi transaksi tanpa mengungkapkan informasi pribadi, dan ECB tidak akan memiliki akses ke data identifikasi pengguna.

Anggota legislatif juga mengusulkan batasan pada kepemilikan euro digital individu untuk mengurangi risiko terhadap sistem perbankan. Komisi Eropa akan menentukan batasan tersebut setelah berkonsultasi dengan ECB dan akan meninjaunya secara berkala.

Ketentuan Pembayaran dan Distribusi

Rancangan undang-undang ini melarang pembayaran bunga pada saldo euro digital. Bisnis hanya dapat memegang euro digital untuk sementara waktu guna mengumpulkan pembayaran yang masuk, umumnya tidak lebih dari 24 jam. Sebagian besar pedagang diharuskan untuk menerima mata uang tersebut, meskipun beberapa usaha kecil dan operator wiraswasta akan memenuhi syarat untuk pengecualian jika mereka belum menerima pembayaran digital.

Layanan dasar, termasuk akses akun dan pembayaran, akan tetap gratis di bawah proposal ini. Penyedia layanan dapat mengenakan biaya yang diatur untuk fitur tambahan, sementara pembayaran offline akan tetap gratis.

Undang-undang ini menguraikan kerangka distribusi yang mencakup bank, penyedia pembayaran, lembaga uang elektronik, dan perusahaan crypto yang diatur. Kantor pos juga dapat berpartisipasi dalam mendistribusikan euro digital di seluruh zona euro.

Persiapan dan Proyeksi Peluncuran

Sebelum peluncuran apa pun, ECB harus menyelesaikan standar teknis, melakukan program pengujian, dan mengoordinasikan implementasi dengan penyedia pembayaran. Proposal ini meminta periode peluncuran setidaknya dua tahun setelah persetujuan legislatif akhir.

Suara komite ini mengikuti beberapa tahun persiapan oleh ECB. Bank sentral mulai mempelajari euro digital pada tahun 2020 dan telah berulang kali menyatakan bahwa proyek ini bertujuan untuk mempertahankan akses ke uang bank sentral dalam lingkungan pembayaran yang semakin digital.

Risiko dan Proyek Sektor Swasta

Anggota Dewan Eksekutif ECB, Piero Cipollone, mengatakan kepada anggota legislatif Eropa lebih awal tahun ini bahwa standar teknis diharapkan akan siap pada tahun 2026, dengan pengujian pilot direncanakan mulai tahun 2027. ECB telah menyatakan keinginannya untuk siap secara teknis untuk peluncuran yang mungkin terjadi pada tahun 2029 jika anggota legislatif menyetujui kerangka hukum.

Persetujuan komite ini juga datang saat pembuat kebijakan Eropa terus memperdebatkan peran mata uang digital swasta. Awal bulan ini, anggota Dewan Eksekutif ECB, Isabel Schnabel, memperingatkan bahwa stablecoin yang mendekati kapitalisasi pasar $300 miliar dapat menciptakan risiko stabilitas keuangan dan memperkuat posisi internasional dolar AS, karena sebagian besar stablecoin yang beredar bernilai dolar.

Sementara itu, proyek sektor swasta terus bergerak maju di bawah kerangka Markets in Crypto-Assets Uni Eropa. Pada bulan Mei, konsorsium perbankan Qivalis berkembang menjadi 37 lembaga anggota di seluruh Eropa saat mempersiapkan stablecoin bernilai euro yang diatur, yang ditargetkan untuk diluncurkan pada paruh kedua tahun 2026.