Pendiri DefiLlama Mengungkap Penundaan Peluncuran Aplikasi Mobile
Pendiri DefiLlama, yang dikenal dengan nama samaran 0xngmi, mengungkapkan bahwa mereka terpaksa menunda peluncuran publik aplikasi mobile mereka karena kesulitan dalam menghapus aplikasi yang menyamar sebagai platform analitik DeFi di App Store Apple. Dalam pernyataannya pada 15 Agustus, 0xngmi menjelaskan bahwa satu aplikasi palsu berhasil menguras dompet cryptocurrency yang terisi sebelum akhirnya dihapus oleh Apple.
“Kami telah melaporkan aplikasi tersebut selama berbulan-bulan karena pelanggaran merek dagang dan penyamaran, namun tidak berhasil mendapatkan penghapusannya,” kata 0xngmi.
Tim DefiLlama kemudian mendanai dompet uji kecil, mengunduh aplikasi tersebut, dan menyaksikan dana mereka menghilang. “Aplikasi itu dihapus dalam beberapa hari setelah itu,” tambahnya. Jumlah yang diambil dari dompet uji tersebut tidak diungkapkan.
Masalah Keamanan dan Dampaknya
0xngmi menegaskan bahwa masalah keamanan ini berdampak langsung pada peluncuran produk DefiLlama. “Kami menunggu sampai semua aplikasi palsu dihapus sebelum meluncurkan aplikasi kami agar pengguna tidak tertipu,” ujarnya. Penjelasan ini berasal dari DefiLlama dan belum dikonfirmasi secara independen oleh Apple.
Aplikasi DefiLlama yang asli kini telah tersedia untuk umum. Halaman resmi DefiLlama menyatakan bahwa produk mobile mereka sudah aktif di iOS dan Android. Daftar di Apple mengidentifikasi aplikasi iPhone sebagai “DefiLlama: DeFi Tracker,” dengan DefiLlama sebagai pengembang dan DEFILLAMA LIMITED sebagai penyedia.
Pedoman Tinjauan Aplikasi Apple
Sementara itu, pedoman Tinjauan Aplikasi Apple melarang aplikasi yang menyamar sebagai aplikasi atau layanan lain. Aturan ini juga melarang pengembang menggunakan ikon, merek, atau nama produk pengembang lain tanpa izin. Penyamaran yang berulang dapat mengakibatkan penghapusan dari Program Pengembang Apple. Apple belum memberikan tanggapan resmi terkait penjelasan 0xngmi dalam materi yang ditinjau untuk laporan ini.
Perusahaan sebelumnya menyatakan bahwa sistem Tinjauan Aplikasinya mengevaluasi aplikasi untuk keamanan dan keselamatan, dan melaporkan telah menolak lebih dari 320.000 pengajuan pada tahun 2024 karena menyalin aplikasi lain, merupakan spam, atau menyesatkan pengguna.
Insiden Lain di Pasar Apple
Kasus DefiLlama ini mengikuti insiden lain di mana aplikasi cryptocurrency palsu berhasil masuk ke pasar Apple. Seperti yang dilaporkan oleh crypto.news, aplikasi Ledger Live yang menipu berhasil menguras 5,9 BTC, senilai sekitar $420.000, dari musisi Garrett Dutton pada bulan April. Peneliti on-chain ZachXBT melacak Bitcoin yang dicuri ke alamat yang terkait dengan KuCoin. Apple juga menghadapi gugatan di AS dari tiga pengguna yang mengklaim aplikasi Sparrow Wallet palsu menyebabkan kerugian Bitcoin sebesar $1,835 juta. Tuduhan tersebut belum diuji di pengadilan.
Apple menyatakan bahwa mereka telah menghapus aplikasi yang menyamar dan menghentikan akun pengembang terkait. Dalam laporan terkait, aplikasi Phantom Wallet palsu juga berhasil masuk ke App Store Apple sebelum dihapus setelah pengguna melaporkan kehilangan dana.
Aplikasi Resmi DefiLlama dan Langkah Perlindungan
Aplikasi resmi DefiLlama kini aktif, dan situs webnya memberikan akses langsung ke produk mobile yang sah. Daftar iOS saat ini menunjukkan versi 1.0.5 dan mengidentifikasi defillama.com sebagai situs web pengembang, memberikan pengguna beberapa detail untuk memverifikasi sebelum instalasi. Pendiri DefiLlama belum mengungkapkan alamat penyerang, jumlah yang dicuri selama uji coba, atau analisis teknis dari aplikasi jahat tersebut. Detail ini diperlukan untuk merekonstruksi drainase dompet secara independen.
Bagi pengguna, langkah perlindungan yang paling jelas dan terverifikasi adalah mengakses aplikasi mobile melalui situs web resmi DefiLlama dan mengonfirmasi pengembang serta penyedia yang terdaftar, daripada hanya mengandalkan hasil pencarian di App Store.