Trump Mengajak Kongres untuk Meloloskan ‘Versi Adil’ dari Clarity Act dalam Pertemuan Crypto di Gedung Putih

2 jam yang lalu
2 menit baca
5 tampilan

Trump Dorong Kongres untuk Meloloskan Clarity Act

Presiden Donald Trump mengajak Kongres untuk meloloskan “versi adil” dari Clarity Act pada hari Rabu. Dalam pertemuan dengan para eksekutif crypto dan keuangan di Gedung Putih, Trump menyatakan bahwa undang-undang yang mengatur struktur pasar ini merupakan langkah penting dalam agenda aset digital pemerintahannya. Komentar Trump disampaikan menjelang pertemuan perdana Komite Penasihat Inovasi Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) yang dijadwalkan pada hari Kamis.

Pesan Penting dari Pertemuan

Ketua CFTC, Michael Selig, Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC), Paul Atkins, serta penasihat crypto Gedung Putih, Patrick Witt, turut hadir dalam pertemuan tersebut. “Sekarang kita perlu Kongres mengambil langkah selanjutnya dengan meloloskan Clarity Act, versi adil dari Clarity Act,” ujar Trump. “Ini adalah undang-undang yang sangat kuat yang akan menjaga kita tetap unggul dibandingkan China dan negara lainnya. Kita akan membuka pintu untuk gelombang inovasi dan inovator berikutnya.”

Tujuan Clarity Act

Clarity Act adalah undang-undang yang luas dan bertujuan untuk menetapkan aturan federal bagi aset digital serta memperjelas otoritas SEC dan CFTC atas industri ini. Undang-undang ini diperkirakan akan kembali dibahas di Senat pada bulan September setelah para pembuat undang-undang beristirahat pada bulan Agustus tanpa melakukan pemungutan suara. Partai Republik masih memerlukan sekitar enam suara dari Demokrat untuk mencapai ambang batas 60 suara.

Peserta Pertemuan

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh CEO Coinbase, Brian Armstrong; CEO Ripple, Brad Garlinghouse; CEO Robinhood, Vlad Tenev; CEO Nasdaq, Adena Friedman; CEO Intercontinental Exchange, Jeff Sprecher; co-CEO Kraken, Arjun Sethi; co-founder Chainlink, Sergey Nazarov; CEO Blockchain.com, Peter Smith; co-founder Gemini, Tyler dan Cameron Winklevoss; serta pendiri a16z crypto, Chris Dixon.

Visi Masa Depan Pasar Crypto

“Orang-orang di ruangan ini memastikan bahwa masa depan pasar komersial dipelopori dan disempurnakan di sini di AS,” kata Trump. “Kami sedang berjuang melawan banyak negara lain untuk mengendalikan pasar ini, dan untuk mendapatkan keuntungan serta menciptakan lapangan kerja. Kami melakukannya dengan baik dan memimpin dalam setiap aspek, termasuk AI. Kami ingin mempertahankan posisi ini.”

Pentingnya Regulasi yang Jelas

Trump menekankan perlunya regulasi yang lebih jelas untuk mendukung perusahaan crypto dan pengembangan teknologi keuangan di AS. Dia juga mengkritik pendekatan pemerintahan Biden terhadap crypto, menuduhnya menggunakan regulasi dan penegakan hukum untuk mendorong bisnis ke luar negeri dalam apa yang disebutnya sebagai Operasi Chokepoint 2.0. Dia menyoroti cadangan Bitcoin strategis pemerintahannya, stok aset digital, larangan terhadap mata uang digital bank sentral AS, dan GENIUS Act sebagai contoh kebijakan yang diadopsi sejak dia kembali menjabat.

Inisiatif Baru dalam Pasar Crypto

“Kami memastikan bahwa Amerika tetap menjadi pemimpin yang tak terbantahkan, tidak hanya dalam Bitcoin dan crypto, tetapi juga dalam teknologi seperti pasar prediksi, kecerdasan buatan, dan banyak lagi,” tambah Trump. “Kami memimpin dalam setiap aspek.”

Trump juga menyebutkan bahwa Selig sedang berupaya untuk membawa bursa berjangka permanen terdesentralisasi, Hyperliquid, ke AS. “Saya mengerti bahwa Mike juga sedang bekerja untuk membawa Hyperliquid ke Amerika Serikat dengan cara yang sepenuhnya patuh dan legal,” kata Trump. “Kami benar-benar ingin melihatnya.”

Perkembangan Kebijakan Crypto

Pertemuan ini berlangsung di tengah kebijakan crypto yang terus berkembang, sementara undang-undang struktur pasar yang lebih luas masih terhenti di Kongres. SEC pada hari Selasa mengusulkan aturan yang akan mengecualikan penawaran token tertentu dari regulasi sekuritas, yang berpotensi memudahkan perusahaan crypto untuk menerbitkan token dan mengumpulkan dana. Meskipun Trump menyebutkan pasar prediksi, eksekutif dari platform besar seperti Kalshi dan Polymarket tidak diundang. Sumber yang akrab dengan acara tersebut mengatakan kepada Politico bahwa Gedung Putih memutuskan untuk memfokuskan pertemuan hanya pada crypto.