Tether Dukung Saber Money dalam Ekspansi Layanan Pembayaran ke Asia dan Teluk

2 jam yang lalu
2 menit baca
2 tampilan

Pendanaan Strategis Saber Money

Saber Money telah berhasil mendapatkan pendanaan strategis dari penerbit stablecoin Tether dan Titan Fund dari CMCC Global untuk memperluas operasi pembayaran lintas batas di kawasan Asia-Pasifik dan Teluk. Dalam pengumuman resmi perusahaan, investasi ini akan mendukung lisensi regulasi baru, kemitraan perbankan, dan pengembangan produk pembayaran yang dirancang khusus untuk bisnis yang beroperasi di pasar yang sedang berkembang.

Rencana Ekspansi dan Fokus Strategis

Meskipun Saber tidak mengungkapkan jumlah pendanaan atau valuasi yang terkait, perusahaan berencana menggunakan modal tersebut untuk memperkuat operasinya di pasar yang sudah ada serta memasuki koridor pembayaran baru. Hubungan perbankan lokal dan persetujuan regulasi akan menjadi fokus utama dalam strategi ekspansinya, terutama di pasar di mana transfer internasional masih mahal atau bergantung pada beberapa perantara.

Saber mengoperasikan infrastruktur pembayaran yang memungkinkan lembaga keuangan, perusahaan fintech, dan bisnis untuk mentransfer dana secara internasional menggunakan stablecoin. Layanan yang ditawarkan mencakup pengiriman uang, penggajian, dan pembayaran bisnis lainnya melalui antarmuka pemrograman aplikasi (API). Saat ini, Saber memegang lisensi, pendaftaran, dan otorisasi di Kanada, Uni Eropa, India, dan Australia.

Peningkatan Volume Pembayaran

Selama sembilan bulan terakhir, perusahaan melaporkan bahwa volume pembayaran mereka telah meningkat lebih dari enam kali lipat, dengan miliaran dolar diproses di lebih dari 40 negara. Lebih dari 90% transaksi diselesaikan dalam waktu kurang dari satu menit, menurut Saber. Namun, perusahaan tidak memberikan rincian terperinci tentang volume pembayaran berdasarkan pasar atau ukuran transaksi rata-rata.

Fokus pada Infrastruktur Pembayaran

Ekspansi ini akan berfokus pada mendapatkan akses langsung ke jaringan perbankan lokal, yang merupakan bagian dari rencana Saber untuk mengurangi biaya penyelesaian dan menawarkan layanan pembayaran yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar individu. CEO Saber, Edul Patel, menyatakan bahwa perusahaan sedang berupaya untuk menyediakan infrastruktur pembayaran berbasis stablecoin bagi bisnis di seluruh Asia-Pasifik dan Teluk, di mana permintaan untuk transfer internasional terus meningkat.

Peran Tether dan Titan Fund

CEO Tether, Paolo Ardoino, menggambarkan pasar yang sedang berkembang sebagai area penting untuk adopsi pembayaran stablecoin, dengan menyoroti kehadiran regulasi Saber dan akses ke sistem keuangan di seluruh Asia dan Timur Tengah. Ardoino menambahkan bahwa penyelesaian menggunakan stablecoin dapat mengubah biaya yang terlibat dalam pembayaran internasional, terutama bagi bisnis yang bergantung pada beberapa perantara keuangan.

Investasi ini juga didukung oleh Titan Fund CMCC Global, sebuah kendaraan investasi berbasis di Hong Kong yang fokus pada bisnis terkait blockchain. Salah satu pendiri dan mitra pengelola Titan Fund, Shiau Sin Yen, mencatat peran Asia dalam pengiriman uang internasional, dengan kawasan ini menyumbang sekitar 53% aliran pengiriman uang global.

Proyeksi dan Tantangan

Shiau juga mengutip proyeksi bahwa pembayaran stablecoin lintas batas antara bisnis dapat mencapai $5 triliun pada tahun 2035, meskipun pengumuman tersebut tidak menyertakan penelitian yang mendasari perkiraan tersebut. Saber juga menghitung Y Combinator dan Nexus Ventures sebagai investor yang ada, bersama dengan Tether dan Titan Fund.

Namun, penyelesaian mata uang lokal tetap menjadi tantangan operasional bagi penyedia pembayaran. Pada bulan Agustus, CEO Gravity Team, Mārtiņš Beņķītis, menyatakan bahwa transfer stablecoin dapat diselesaikan dalam hitungan detik, tetapi mengonversi dana menjadi mata uang lokal masih memerlukan koneksi perbankan dan likuiditas yang memadai di pasar individu.

Kesimpulan

Saber belum mengumumkan negara mana yang akan dimasukinya selanjutnya, lisensi spesifik yang ingin dicari, atau jadwal peluncuran untuk produk pembayaran B2B yang direncanakan.