Apakah BTC Benar-Benar Bitcoin? Craig Wright yang Mengaku Sebagai Satoshi Menjelaskan Perbedaan Utama

3 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
3 tampilan

Klaim Craig Wright dan Penolakan Pengadilan

Craig Wright, ilmuwan komputer asal Australia yang dikenal karena pertempuran hukumnya selama bertahun-tahun, kembali berusaha menarik perhatian media. Klaimnya sebagai pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto, telah secara resmi ditolak oleh Pengadilan Tinggi London.

Kritik Ray Dalio terhadap Cryptocurrency

Kali ini, kritik terhadap cryptocurrency terkemuka ini dipicu oleh miliarder Ray Dalio, yang baru-baru ini menyatakan bahwa bank sentral di seluruh dunia tidak mungkin menyimpan BTC dalam neraca mereka. Bagi yang belum mengikuti, kekhawatiran utama Dalio terletak pada transparansi dan keterlacakan absolut dari blockchain. Menurutnya, buku besar publik membuat transaksi rentan terhadap pengawasan total dan pemantauan eksternal, yang bertentangan dengan kepentingan regulator negara.

Pemisahan antara BTC dan Bitcoin

Craig Wright memanfaatkan argumen ini untuk mempromosikan konsep yang telah lama ia usung, yaitu pemisahan ketat antara “BTC” dan “Bitcoin”. Ia berpendapat bahwa jaringan BTC modern telah menyimpang dari visi asli, berubah menjadi sistem yang dibebani dengan perantara seperti Coinbase, Block, dan Lightning Network. Wright berargumen bahwa inilah yang membuat jaringan rentan terhadap kritik yang disampaikan oleh Dalio.

Sebaliknya, “Bitcoin” yang “sebenarnya” – yang secara tradisional ia sebut sebagai fork Bitcoin Satoshi Vision (BSV) – seharusnya berfungsi sebagai jaringan peer-to-peer IP-ke-IP yang murni. Dalam model ini, pengguna dapat mengirimkan dana langsung satu sama lain, sementara node hanya mencatat penyelesaian transaksi, sehingga menghilangkan kebutuhan akan layanan pihak ketiga.

Status Kapitalisasi Pasar BSV

Meskipun Wright berusaha membingkai masalah ini sebagai debat fundamental, kapitalisasi pasar proyek BSV yang ia promosikan tetap berada di dekat titik terendah historis. Sementara itu, Bitcoin klasik terus mendapatkan pengakuan dari lembaga-lembaga global dan mempertahankan posisinya sebagai aset digital terkemuka dengan dukungan dari ETF spot.

Dengan memanfaatkan otoritas Ray Dalio dan menunjukkan kompromi teknologi nyata dalam BTC – seperti penskalaan melalui Lightning Network – Wright berusaha menjual ide lama dalam kemasan baru. Namun, dengan status hukumnya sebagai Satoshi yang kini telah dibongkar, perselisihan ini hanya relevan bagi lingkaran sempit peneliti sejarah blockchain.