Arthur Hayes Menolak Regulasi Crypto di Consensus Miami

16 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
3 tampilan

Arthur Hayes dan Pandangannya tentang CLARITY Act

Arthur Hayes menyatakan di Consensus Miami 2026 bahwa CLARITY Act tidak memahami esensi dari cryptocurrency. Ia berargumen bahwa nilai Bitcoin justru berasal dari operasinya di luar sistem regulasi manapun. Co-founder BitMEX dan CIO Maelstrom, Arthur Hayes, naik ke panggung pada 5 Mei untuk menyampaikan pendapatnya bahwa regulasi crypto tidak hanya tidak diperlukan, tetapi juga bertentangan dengan proposisi nilai fundamental Bitcoin.

Pernyataannya muncul saat Kongres mendekati pemungutan suara yang berpotensi menentukan mengenai CLARITY Act sebelum libur Memorial Day pada 21 Mei. “Nilai Bitcoin terletak pada kemampuannya beroperasi di luar aparat regulasi,” kata Hayes kepada audiens. “Itulah sebabnya ia tidak mematuhi rezim regulasi yang ingin diterapkan oleh beberapa pihak melalui undang-undang seperti CLARITY Act dan lainnya.”

Tesis Sederhana tentang Harga Bitcoin

Hayes mengemukakan tesis sederhana: satu-satunya variabel yang mempengaruhi harga Bitcoin adalah total jumlah unit mata uang fiat yang beredar. “Jika Anda ingin membahas harga Bitcoin dan nilai yang adil, yang penting adalah berapa banyak unit fiat yang ada saat ini,” ujarnya. Menurut pandangannya, legislasi tidak relevan dengan perhitungan tersebut.

Ia juga berargumen bahwa CLARITY Act lebih melayani perusahaan crypto terpusat yang melakukan lobi di Washington, bukan ekosistem terdesentralisasi yang memberikan makna pada kelas aset tersebut.

Proses Legislatif CLARITY Act

CLARITY Act telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat dan Komite Pertanian Senat, tetapi masih harus melewati proses markup di Komite Perbankan dan mencapai ambang batas 60 suara di Senat sebelum libur pada 21 Mei. Seperti yang dilaporkan oleh crypto.news, kelompok perbankan terus menolak ketentuan terkait stablecoin, semakin mempersempit jendela yang sudah sempit.

Posisi Hayes bertentangan dengan nada dominan di Consensus 2026, di mana sebagian besar pembicara industri, termasuk CEO Ripple Brad Garlinghouse, mendesak Senat untuk mempercepat kemajuan legislasi. Bagi Hayes, antusiasme tersebut mencerminkan kepentingan para pemangku kepentingan terpusat, bukan ekosistem yang dibangun Bitcoin untuk dihindari.