Asosiasi Bankir Amerika Peringatkan Bahwa Stablecoin Berbunga Dapat Menguras Simpanan Bank Komunitas

2 jam yang lalu
2 menit baca
3 tampilan

Kampanye ABA Melawan Stablecoin Berbunga

Asosiasi Bankir Amerika (ABA) meningkatkan kampanyenya melawan stablecoin berbunga, dengan argumen bahwa produk ini dapat menguras simpanan dari bank komunitas dan mengurangi pinjaman lokal hingga miliaran dolar. Hal ini terjadi meskipun sebuah studi dari Gedung Putih meremehkan risiko tersebut.

Pernyataan Kepala Ekonom ABA

Dalam sebuah artikel untuk ABA Banking Journal, kepala ekonom asosiasi menyatakan bahwa “masalah kebijakan yang nyata bukanlah apakah melarang bunga pada stablecoin berbunga akan berdampak pada pinjaman bank,” tetapi “apakah mengizinkan bunga pada stablecoin berbunga akan mendorong pelarian simpanan — terutama dari bank komunitas — sehingga meningkatkan biaya pendanaan bank dan mengurangi pinjaman lokal.”

Kritik Terhadap Laporan CEA

Kritik ABA ditujukan kepada laporan terbaru dari Dewan Penasihat Ekonomi Gedung Putih, yang memodelkan efek pelarangan bunga pada stablecoin dan menemukan bahwa menghilangkan bunga hanya akan meningkatkan total pinjaman bank AS sebesar $2,1 miliar, atau 0,02%, dengan biaya sekitar $800 juta per tahun dalam kehilangan kesejahteraan konsumen.

“Pembuat kebijakan tidak seharusnya merasa nyaman dengan studi yang menunjukkan bahwa melarang bunga pada stablecoin mungkin memiliki efek kecil dalam jangka pendek pada pinjaman agregat,” kata artikel ABA, yang menyebutnya “bukan skenario yang diperdebatkan.”

Implikasi untuk Bank Komunitas

Dalam analisisnya, asosiasi mempertanyakan apa yang akan terjadi jika stablecoin berbunga mencapai 5–10% dari simpanan bank AS dan menjadi pesaing nyata untuk tabungan yang diasuransikan. Sebuah satu halaman tentang “Implikasi untuk Bank Komunitas di Iowa” memperkirakan bahwa jika $5,3–$10,6 miliar simpanan berpindah dari bank Iowa ke stablecoin berbunga, pinjaman di negara bagian tersebut dapat turun sebesar $4,4–$8,7 miliar.

Hal ini disebabkan lembaga keuangan terpaksa mengecilkan neraca atau mengganti simpanan dengan pendanaan grosir yang lebih mahal.

Biaya Pendanaan dan Dampaknya

Artikel ABA Journal menekankan bahwa ketika sebuah bank komunitas kehilangan simpanan, “ia harus segera mengganti pendanaan — sering kali melalui pinjaman grosir yang lebih mahal,” sambil juga menaikkan suku bunga simpanan untuk mempertahankan pelanggan yang tersisa. Ini meningkatkan biaya dana dan “menerjemahkan” menjadi lebih sedikit pinjaman serta biaya pinjaman yang lebih tinggi untuk rumah tangga dan usaha kecil.

Kekhawatiran ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang dikutip oleh National Law Review, yang menunjukkan bahwa mengizinkan bunga pada stablecoin berbunga dapat mengurangi pinjaman bank komunitas hingga $850 miliar dari perkiraan kerugian simpanan sebesar $1,3 triliun.

Asumsi CEA dan Masa Depan Stablecoin

Sebaliknya, asumsi dasar CEA menganggap pasar stablecoin “belum matang” saat ini, dengan nilai sekitar $300 miliar, dan fokus pada seberapa banyak pinjaman tambahan yang mungkin dihasilkan dari larangan bunga. CEA menyimpulkan bahwa ketakutan tentang stablecoin yang menguras simpanan adalah “kuantitatif kecil” bahkan dalam skenario terburuk.

ABA membalikkan kerangka tersebut, memperingatkan bahwa dalam pasar stablecoin masa depan yang diperkirakan mencapai $1–2 triliun, bunga akan menjadi “mekanisme yang akan mempercepat migrasi keluar dari simpanan bank,” terutama dari bank-bank kecil ke lembaga besar dan ke cadangan stablecoin yang sebagian besar didukung oleh Treasury AS.

Regulasi dan Dampak pada Bank Komunitas

Saat Kongres merumuskan undang-undang seperti GENIUS Act dan CLARITY Act untuk mengatur stablecoin dan, dalam beberapa draf, melarang atau membatasi ketat bunga, angka-angka dari ABA kemungkinan akan digunakan sebagai amunisi politik terhadap “stablecoin sebagai produk tabungan.” Bagi bankir komunitas, taruhannya sangat jelas: apakah stablecoin akan tetap sebagai alat pembayaran tanpa bunga, atau akan menjadi pesaing berbunga tinggi yang berisiko mengalihkan tabungan lokal dari pinjaman kota kecil ke dalam dolar digital yang diparkir di dompet kustodian dan portofolio Treasury.