Azerbaijan Memperkuat Regulasi Cryptocurrency dengan Proposal Lisensi

2 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
1 tampilan

Regulasi Aset Virtual di Azerbaijan

Azerbaijan telah menyelesaikan draf undang-undang untuk mengatur aset virtual dan mengajukannya untuk ditinjau. Bank Sentral Azerbaijan berharap legislasi tersebut dapat diadopsi sebelum akhir tahun. Menurut pernyataan Fidan Tofidi, Direktur Departemen Teknologi Keuangan dan Inovasi Bank Sentral Azerbaijan, legislasi yang diusulkan akan mewajibkan setiap perusahaan yang berurusan dengan aset cryptocurrency untuk mendapatkan lisensi dari bank sentral sebelum beroperasi di pasar domestik.

Standar Regulasi dan Pengawasan

Di bawah kerangka draf tersebut, perusahaan yang memiliki lisensi harus memenuhi standar regulasi yang ketat dan berada di bawah pengawasan terus-menerus oleh bank sentral. Tofidi juga menyatakan bahwa bisnis akan diwajibkan untuk mematuhi aturan anti pencucian uang dan pendanaan terorisme, serta melakukan identifikasi pelanggan yang wajib.

Strategi Pengembangan Pasar Keuangan

Berbicara tentang proposal ini, Tofidi menjelaskan bahwa bank sentral menganggap legislasi ini sebagai bagian dari strategi pengembangan pasar keuangan Azerbaijan untuk periode 2027 hingga 2030, yang dibangun berdasarkan data nyata. Dia menambahkan bahwa melindungi stabilitas sistem keuangan negara tetap menjadi salah satu prioritas utama regulator.

Persetujuan dan Implementasi

Setelah disetujui, undang-undang ini akan menjadikan lisensi dari bank sentral sebagai syarat wajib bagi semua bisnis terkait cryptocurrency yang melayani pasar domestik Azerbaijan. Tanpa persetujuan regulasi, perusahaan tidak akan diizinkan untuk menyediakan layanan aset virtual di dalam negeri.

Kerangka Regulasi untuk Aset Digital

Proposal ini muncul saat Azerbaijan terus membangun kerangka regulasi untuk aset digital, sambil tetap bersikap hati-hati terhadap mata uang digital yang diterbitkan oleh negara. Tahun lalu, Gubernur Bank Sentral Taleh Kazimov menyatakan bahwa lembaga tersebut tidak memiliki rencana segera untuk menerbitkan mata uang digital bank sentral (CBDC), menjelaskan bahwa mereka ingin mempelajari dampak proyek semacam itu terhadap kebijakan moneter dan stabilitas keuangan sebelum mengambil keputusan.

Diskusi Kerja Sama dengan Binance

Pada saat itu, Kazimov juga menekankan bahwa bank sentral belum menemukan implementasi CBDC yang sepenuhnya berhasil secara global, mencatat bahwa sebagian besar proyek masih dalam tahap percobaan. Sebelumnya, Direktur Hubungan Pemerintah Binance untuk wilayah CIS, Olga Goncharova, mengungkapkan bahwa bursa tersebut telah mendiskusikan kemungkinan kerja sama dengan Bank Sentral Azerbaijan dalam mengembangkan mekanisme untuk mengatur pasar cryptocurrency di negara tersebut.