Pernyataan Menteri Keuangan AS tentang CBDC
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menegaskan bahwa pemerintahan Trump tidak akan mendukung penerbitan mata uang digital bank sentral (CBDC) dan mendesak para pembuat undang-undang untuk mempercepat legislasi yang bertujuan membawa aktivitas aset digital ke dalam kerangka regulasi yang lebih jelas. Dalam pernyataan yang disampaikan pada konferensi pers di Gedung Putih pada hari Kamis, Bessent menyatakan bahwa CBDC AS “tidak ada dalam agenda” dan menekankan bahwa prioritas pemerintahan adalah mendorong bisnis aset digital dan inovasi untuk beroperasi di dalam Amerika Serikat.
“Pemerintahan ini sangat jelas, tidak akan ada mata uang digital bank sentral, yang saya anggap sebagai langkah pertama menuju pelacakan, jadi kami telah mengeluarkannya dari agenda. Hal terpenting yang bisa kami lakukan adalah membawa aset digital ke dalam Amerika Serikat,” ujar Scott Bessent.
Kemajuan Legislasi dan Dukungan Bipartisan
Bessent juga mencatat kemajuan terbaru di Kongres, termasuk dukungan bipartisan untuk undang-undang stablecoin GENIUS dan kemajuan CLARITY Act dalam proses legislasi. “Ketika Anda melihat aset digital, semua omong kosong yang terjadi, semua hal yang Anda baca tentangnya, itu karena ini adalah ‘wild, wild west’ di luar negeri, jadi kita harus membawanya ke dalam negeri. Saya akan mendorong Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat untuk menyelesaikan CLARITY Act,” tambahnya.
Penolakan Terhadap CBDC
Komentar Menteri Keuangan ini muncul di tengah penolakan dari para pembuat undang-undang Republik terhadap prospek dolar digital yang diterbitkan pemerintah. Awal bulan ini, Anggota Kongres Mike Flood menyatakan bahwa Partai Republik di DPR telah merevisi versi Senat dari Undang-Undang ROAD untuk Perumahan Abad ke-21, menghapus ketentuan yang memungkinkan pembatasan pada CBDC berakhir pada tahun 2030. Flood berargumen bahwa perubahan tersebut menghilangkan apa yang dia sebut sebagai jalur potensial untuk peluncuran dolar digital di masa depan.
Perwakilan Warren Davidson juga mengkritik klausul matahari terbenam yang asli, menyatakan bahwa tenggat waktu 2030 dapat berfungsi sebagai periode pengembangan untuk CBDC di masa depan. Sementara itu, Pemimpin Mayoritas DPR, Tom Emmer, terus mempromosikan Undang-Undang Anti-CBDC Surveillance State, yang akan melarang secara permanen Federal Reserve menerbitkan mata uang digital bank sentral.
Kekhawatiran tentang Privasi dan Pemantauan
Penolakan terhadap CBDC di kalangan pembuat undang-undang Republik sebagian besar berfokus pada kekhawatiran bahwa uang digital yang diterbitkan pemerintah dapat memungkinkan pemantauan transaksi dan melemahkan perlindungan privasi keuangan. Bessent sebelumnya telah mengungkapkan pandangan serupa. Selama sidang pencalonan Treasury-nya pada Januari 2025, dia menyatakan bahwa dia tidak melihat “alasan” bagi Amerika Serikat untuk mengejar CBDC, berargumen bahwa sistem semacam itu lebih relevan bagi negara-negara dengan alternatif investasi yang terbatas.
Prospek Legislasi dan Dukungan Trump
Meskipun Bessent mendesak para pembuat undang-undang untuk memajukan CLARITY Act, para analis melihat jalannya melalui Kongres sebagai tidak pasti. Bulan lalu, Bessent menulis dalam sebuah artikel opini untuk The Wall Street Journal bahwa Kongres harus bertindak cepat karena waktu di lantai Senat terbatas. Dia berargumen bahwa sektor aset digital telah tumbuh menjadi pasar senilai $3 triliun dan menyatakan bahwa hampir satu dari enam orang Amerika kini memiliki aset digital.
Legislasi ini telah menghadapi penundaan berulang kali saat kelompok perbankan dan peserta industri crypto berdebat mengenai apakah penerbit stablecoin harus diizinkan untuk menawarkan produk yang menghasilkan imbal hasil.
Presiden Donald Trump juga terus mendukung legislasi tersebut. Dalam sebuah posting di Truth Social pada hari Rabu, Trump menyatakan bahwa pemerintahannya berniat untuk membangun struktur pasar aset digital yang “tahan masa depan” yang tidak dapat dibalikkan oleh apa yang dia sebut sebagai “pembenci crypto.” Saat ini, Kongres sedang mempertimbangkan beberapa langkah terkait aset digital, dengan perdebatan mengenai aturan struktur pasar, pengawasan stablecoin, dan pembatasan CBDC semakin menjadi bagian dari diskusi kebijakan yang sama.