Bitcoin DeFi Menghadapi Uji Stres MiCA Hingga Juli 2026

1 minggu yang lalu
2 menit baca
5 tampilan

Regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA)

Pelaksanaan penuh regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA) pada Juli 2026 akan memperketat pengawasan Uni Eropa (UE) terhadap Penyedia Layanan Aset Kripto (CASP), antarmuka DeFi, dan stablecoin. Meskipun kode yang sepenuhnya terdesentralisasi akan dikecualikan, regulasi ini akan meningkatkan biaya kepatuhan bagi banyak entitas.

Persyaratan Otorisasi

MiCA mengharuskan bursa kripto, penyedia dompet, kustodian, penerbit stablecoin, dan manajer portofolio untuk mendapatkan otorisasi formal agar dapat terus beroperasi di wilayah UE. Dari 27 negara anggota UE, Polandia menjadi satu-satunya negara yang menunda implementasi kerangka kerja ini. Presiden Polandia, Karol Nawrocki, baru-baru ini memveto undang-undang yang sesuai dengan MiCA, dengan alasan bahwa hal tersebut akan “mengancam kebebasan rakyat Polandia, properti mereka, dan stabilitas negara,” menurut pernyataan resmi. Parlemen Polandia memerlukan suara mayoritas tiga per lima untuk membatalkan veto tersebut.

Larangan Kesetaraan Negara Ketiga

Regulasi ini melarang penggunaan kesetaraan negara ketiga, yang berarti perusahaan kripto yang berbasis di Singapura, Amerika Serikat, atau yurisdiksi non-UE lainnya harus membangun kehadiran hukum di dalam UE sebelum mengajukan permohonan otorisasi untuk melayani pelanggan Eropa. Ketentuan ini bertujuan untuk menghilangkan arbitrase regulasi dengan mencegah penggantian MiCA di negara lain.

Kewajiban Pelaporan dan Biaya

Di bawah MiCA, perantara kripto seperti Binance dan Coinbase diklasifikasikan sebagai CASP. Entitas-entitas ini akan menghadapi kewajiban pelaporan dan biaya yang sebanding dengan lembaga perbankan, serta persyaratan cadangan modal. Struktur regulasi ini lebih menguntungkan organisasi besar yang memiliki dana yang cukup untuk menyerap biaya administratif, menurut analis industri.

Tantangan bagi Protokol DeFi

Kerangka kerja ini menghadirkan tantangan khusus bagi protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi), yang biasanya beroperasi sebagai kontrak pintar di jaringan blockchain tanpa entitas korporat terpusat. MiCA memberikan pengecualian untuk protokol yang “sepenuhnya terdesentralisasi“, meskipun regulasi ini tidak memberikan definisi yang jelas tentang istilah tersebut. Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa (ESMA) telah menerbitkan kerangka penilaian “spectrum of decentralization” untuk mengevaluasi titik sentralisasi, termasuk situs web antarmuka dan penyedia infrastruktur seperti Infura dan Alchemy, yang bergantung pada hosting Amazon Web Services.

Preseden Sanksi

Ada preseden dalam sanksi Departemen Keuangan AS melalui Kantor Pengendalian Aset Asing (OFAC) terhadap pencampur mata uang virtual Tornado Cash. Meskipun OFAC tidak dapat menjatuhkan sanksi terhadap kode blockchain itu sendiri, tindakan penegakan hukum terhadap perantara antarmuka secara efektif membatasi akses ke protokol bagi sebagian besar pengguna.

Di bawah implementasi MiCA, pengguna mungkin menghadapi persyaratan Ketentuan Layanan baru atau blok geografis. Penggunaan jaringan pribadi virtual (VPN) untuk menghindari pembatasan dapat melanggar ketentuan layanan platform dan berpotensi mengekspos individu pada risiko hukum di yurisdiksi asal mereka.

Penyedia Dompet dan Regulasi Transfer Dana

Penyedia dompet penyimpanan mandiri seperti Metamask, Phantom, WalletConnect, dan Binance Wallet tidak diklasifikasikan sebagai CASP di bawah MiCA. Namun, Regulasi Transfer Dana (TFR) mengharuskan CASP untuk mengumpulkan catatan transaksi ketika pengguna mentransfer dana dari dompet penyimpanan mandiri ke bursa yang diatur, biasanya untuk jumlah yang melebihi €1.000. Catatan ini dipelihara untuk kepatuhan pajak dan tujuan anti-pencucian uang.

Variasi Implementasi dan Kekhawatiran ECB

Laporan Juli dari ESMA mencatat variasi implementasi MiCA di antara negara anggota yang telah mengadopsi kerangka kerja tersebut, yang berpotensi menciptakan peluang arbitrase. Komisi Eropa mengusulkan pada bulan Desember untuk meningkatkan kekuatan penegakan ESMA guna mengatasi ketidakkonsistenan implementasi.

Bank Sentral Eropa sebelumnya telah mengungkapkan kekhawatiran bahwa stablecoin dapat mempengaruhi simpanan perbankan ritel di zona euro. Sementara itu, Amerika Serikat membatalkan program Central Bank Digital Currency (CBDC) demi stablecoin yang dikelola secara pribadi, sementara ECB terus mengejar pengembangan euro digital.

Pengamat industri mencatat bahwa jadwal implementasi MiCA bertepatan dengan pergeseran regulasi yang lebih luas di pasar aset digital secara global, meskipun dampak akhir regulasi ini terhadap adopsi DeFi tetap tidak pasti menjelang tenggat waktu Juli 2026.