Bitdeer Melampaui MARA sebagai Penambang Bitcoin Terbesar Berdasarkan Hashrate dan Fokus pada Kecerdasan Buatan

5 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
1 tampilan

Bitdeer Melampaui MARA dalam Total Hashrate

Bitdeer telah melampaui MARA dalam total hashrate, berkat penggunaan chip SEALMINER yang meningkatkan efisiensi penambangan dan mendanai ekspansi infrastruktur kecerdasan buatan (AI) yang agresif. Menurut laporan terbaru, Bitdeer Technologies Group kini menjadi perusahaan penambangan Bitcoin terbesar berdasarkan total hashrate yang dikelola.

Kapasitas Penambangan

Pada Desember 2025, Bitdeer melaporkan kapasitas penambangan mandiri dan terhosting gabungan sebesar 71 exahashes per detik (EH/s), dengan 55,2 EH/s berasal dari operasi penambangan mandiri. Sementara itu, angka terbaru dari MARA menunjukkan total hashrate yang terenergi sebesar 61,7 EH/s.

Peningkatan Penambangan

Pada bulan Desember, Bitdeer berhasil menambang 636 BTC, meningkat signifikan dari 145 BTC pada bulan yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh chip SEALMINER milik perusahaan, yang memiliki efisiensi sekitar 6–7 joule per terahash dalam kondisi tegangan rendah. Armada penambangan MARA melaporkan efisiensi 19 J/TH, meskipun perbandingan ini mungkin tidak sepenuhnya setara.

Ekspansi Operasi

Perusahaan yang berbasis di Singapura ini terus memperluas operasi penambangan Bitcoin dan infrastruktur AI, dengan investasi di delapan lokasi di Kanada, Ethiopia, Norwegia, dan beberapa negara bagian AS. Bitdeer telah memonetisasi Bitcoin yang ditambang untuk mendanai ekspansi AI-nya. Sebaliknya, MARA memilih untuk mempertahankan sebagian besar BTC yang ditambangnya, dengan lebih dari 55.000 koin yang dipegang, dan fokus pada konsolidasi operasi penambangan, terutama dengan menggunakan ASIC Bitmain Antminer.

Laba dan Pertumbuhan

Laba Bitdeer untuk kuartal keempat 2025 menunjukkan peningkatan pendapatan tahunan sebesar 173,6%, meskipun pertumbuhan tersebut tidak memenuhi ekspektasi investor terkait ekspansi AI-nya. Analis industri telah mengidentifikasi komputasi yang didorong oleh AI dan penerapan energi yang efisien sebagai faktor kunci yang membentuk kembali sektor penambangan Bitcoin (BTC), dengan perusahaan bersaing untuk mengoptimalkan baik output penambangan maupun infrastruktur komputasi berkinerja tinggi.

Pertumbuhan Bitdeer mencerminkan dinamika yang berkembang dalam penambangan Bitcoin global, yang menggabungkan perangkat keras efisiensi tinggi, akses energi strategis, dan investasi AI paralel.