BNY Bekerja Sama dengan Galaxy untuk Staking Crypto Institusional

2 jam yang lalu
2 menit baca
1 tampilan

BNY dan Galaxy: Kolaborasi dalam Staking Aset Digital

BNY telah menambahkan infrastruktur staking Galaxy ke dalam platform kustodi aset digitalnya, memberikan akses kepada klien institusional yang memenuhi syarat untuk kustodi dan staking melalui satu model layanan. Galaxy mengungkapkan bahwa mereka telah menjalin kolaborasi strategis dengan BNY untuk mengintegrasikan staking ke dalam platform kustodi aset digital bank tersebut.

Pengaturan dan Manfaat

Pengaturan ini akan menggabungkan penyimpanan aset dan staking dalam satu alur kerja institusional. Klien yang memenuhi syarat akan dapat menggunakan staking bersamaan dengan layanan BNY seperti akuntansi dana, pelaporan pajak, pembayaran, dan pelaporan klien, jika berlaku. Galaxy akan menyediakan infrastruktur staking dan bertindak sebagai mitra desain untuk platform aset digital BNY yang lebih luas.

Perusahaan-perusahaan tersebut menyatakan bahwa model ini dapat menyederhanakan partisipasi institusional dalam jaringan proof-of-stake dengan mengurangi kebutuhan untuk berkoordinasi antara penyedia kustodi dan staking yang terpisah. Aset klien akan tetap berada dalam kerangka kustodi institusional BNY sambil mengakses kemampuan staking Galaxy.

Regulasi dan Peluncuran

Namun, perusahaan-perusahaan tersebut belum mengungkapkan aset proof-of-stake mana yang akan didukung oleh platform atau kapan layanan tersebut akan tersedia. Peluncuran layanan ini tetap tergantung pada tinjuan regulasi.

“Seiring aset digital terus berkembang, klien menginginkan lebih dari sekadar penyimpanan — mereka menginginkan serangkaian kemampuan yang lebih luas yang disampaikan melalui model kelas institusi,” kata Carolyn Weinberg, Chief Product and Innovation Officer BNY.

Persaingan di Pasar Aset Digital

Kolaborasi ini memperluas layanan yang tersedia melalui kustodian besar di AS saat bank bersaing untuk mendukung permintaan institusional terhadap aset digital. BNY melaporkan $62,6 triliun dalam aset yang berada di bawah kustodi atau administrasi per 30 Juni.

Staking institusional dapat menghasilkan imbal hasil protokol dengan mengkomit aset crypto yang memenuhi syarat ke jaringan proof-of-stake. Namun, aktivitas ini juga memperkenalkan pertimbangan operasional, teknis, dan regulasi yang berbeda dari kustodi aset konvensional. Menggabungkan kedua layanan ini dapat memberikan manajer aset dan institusi lain jalur yang lebih familiar untuk masuk ke staking.

Kerangka Kustodi dan Inovasi Blockchain

BNY akan menyediakan kerangka kustodi dan pelaporan, sementara Galaxy akan menangani infrastruktur staking yang mendasarinya. Bagi institusi di AS, kondisi tinjauan regulasi tetap penting. Perusahaan-perusahaan tersebut belum menyebutkan regulator mana yang harus menyetujui layanan ini atau apakah akses akan bervariasi berdasarkan jenis klien atau yurisdiksi.

“Masa depan pasar keuangan akan dibangun di atas rel terbuka dan dapat diprogram, dan institusi yang bergerak lebih dulu akan mendefinisikan era yang mengikutinya,” kata Steve Kurz, Co-Head of Digital Assets Galaxy Global.

Inovasi Lainnya dari BNY

Kesepakatan staking ini mengikuti langkah BNY pada akhir Juli untuk membawa catatan kepemilikan dana investasi ke dalam blockchain melalui platform agen transfer yang didukung blockchain. Platform ini akan memungkinkan transaksi dana dan catatan pemegang saham resmi untuk dipelihara di buku besar digital bersama.

BNY akan terus menjalankan layanan agen transfer tradisionalnya bersamaan dengan sistem berbasis blockchain. Alih-alih hanya melakukan tokenisasi produk investasi, bank ini menerapkan teknologi blockchain pada sistem pencatatan yang mendukung administrasi dana.

Model ini dimaksudkan untuk menciptakan sumber informasi kepemilikan yang bersama bagi institusi yang terlibat dalam pemrosesan dan pelayanan dana. BNY juga telah menyelesaikan transaksi U.S. Treasury setelah jam kerja dengan penerbit stablecoin.

Ekspansi di Eropa dan Masa Depan

Bank ini dilaporkan berencana untuk memperkenalkan U.S. Treasuries yang ter-tokenisasi sebelum akhir 2026 dan melakukan transaksi percobaan di blockchain pribadi selama tahun tersebut. BNY juga memperluas operasi aset digital yang diatur di Eropa. ESMA menambahkan BNY SA/NV, anak perusahaan bank di Belgia, ke dalam daftar sementara Markets in Crypto-Assets pada bulan Juli.

Bank Nasional Belgia memberikan izin kepada anak perusahaan tersebut untuk menyediakan layanan kustodi dan transfer aset crypto. Penambahan ini terjadi saat daftar ESMA mencapai 309 penyedia yang diizinkan setelah 15 entri baru. Persetujuan ini memberikan BNY jalur yang diatur untuk menawarkan layanan crypto tertentu di bawah kerangka MiCA Uni Eropa.

Dipadukan dengan kesepakatan Galaxy dan platform dana on-chain-nya, otorisasi ini menunjukkan bahwa BNY sedang membangun infrastruktur terpisah namun terhubung di seluruh kustodi, staking, aset ter-tokenisasi, dan administrasi dana. Langkah selanjutnya akan bergantung pada izin regulasi untuk layanan staking dan rincian tentang aset yang didukung, kelayakan klien, dan waktu peluncuran.