Broker Crypto Israel, Bits of Gold, Selidiki Pelanggaran Data Pelanggan

3 jam yang lalu
2 menit baca
4 tampilan

Insiden Siber di Bits of Gold

Bits of Gold, broker cryptocurrency yang terdaftar di Israel, sedang menyelidiki insiden siber yang berpotensi mengekspos identitas dan informasi keuangan pelanggan setelah terjadi akses tidak sah ke sistem pihak ketiga yang digunakan untuk dukungan dan analisis data. Perusahaan telah memberi tahu pelanggan pada 16 Agustus dan menyatakan bahwa mereka telah memblokir akses, memutuskan sistem yang terpengaruh dari sumber informasi, serta memberitahukan otoritas terkait, seperti dilaporkan oleh Calcalist.

Informasi yang Terpapar

Dalam pernyataannya, perusahaan menyebutkan bahwa tinjauan awal menunjukkan “mungkin ada akses ke informasi pribadi tertentu,” yang mencakup:

  • Nama
  • Nomor ID
  • Email
  • Nomor telepon
  • Alamat IP
  • Rincian rekening bank
  • Alamat dompet cryptocurrency publik

Namun, Bits of Gold menegaskan bahwa aset digital, kata sandi akun, dokumen identitas yang dipindai, rincian kartu kredit lengkap, dan kode CVV tidak terpengaruh oleh insiden ini. Perusahaan juga menyatakan bahwa hingga saat ini, “tidak ada indikasi” bahwa informasi yang mungkin terpapar telah disalahgunakan.

Skala Insiden

Bits of Gold mengungkapkan bahwa insiden ini merupakan bagian dari peristiwa siber yang lebih luas yang melibatkan perusahaan perangkat lunak yang digunakannya, serta bisnis lain di seluruh dunia. Calcalist melaporkan bahwa ratusan perusahaan mungkin telah terpengaruh, dan Bits of Gold tidak dianggap sebagai target langsung. Penyedia perangkat lunak tersebut belum diidentifikasi secara publik dalam pengungkapan yang telah ditinjau.

Laporan yang beredar pada hari Minggu memperkirakan bahwa sekitar 200.000 pelanggan mungkin terpengaruh, meskipun angka ini harus diperlakukan dengan hati-hati. Pemberitahuan kepada pelanggan yang direproduksi oleh Calcalist tidak menyebutkan berapa banyak catatan yang diakses, sementara situs resmi perusahaan menyebutkan bahwa mereka memiliki lebih dari 300.000 pelanggan. Hingga saat ini, Bits of Gold belum mengonfirmasi secara publik bahwa 200.000 orang terpengaruh.

Risiko dan Peringatan

Risiko utama yang muncul dari insiden ini adalah potensi rekayasa sosial, bukan pencurian langsung dari dompet pelanggan. Nama, nomor telepon, email, informasi perbankan, dan alamat dompet publik dapat memberikan data bagi penyerang untuk melakukan penipuan yang lebih meyakinkan dengan menyamar sebagai Bits of Gold, bank, atau layanan keuangan lainnya. Bits of Gold secara khusus memperingatkan pelanggan tentang kemungkinan upaya phishing dan penyamaran.

Perusahaan meminta pengguna untuk tidak memberikan kata sandi, kode verifikasi, atau kunci pribadi, serta tidak mentransfer uang atau aset digital sebagai respons terhadap pendekatan yang tidak diminta.

Profil Regulasi dan Tindakan Selanjutnya

Peringatan ini muncul setelah paparan pihak ketiga lainnya di sektor cryptocurrency. Seperti yang dilaporkan oleh crypto.news, pelanggaran di ShipMonk telah mengekspos informasi pribadi milik 13.689 pelanggan Trezor, yang memicu kekhawatiran serupa tentang phishing yang ditargetkan.

Bits of Gold beroperasi di bawah lisensi layanan keuangan 56716 dan mengklaim sebagai bisnis cryptocurrency aktif pertama di Israel yang menerima lisensi layanan keuangan permanen dari Otoritas Pasar Modal, Asuransi, dan Tabungan. Situs webnya mencantumkan lebih dari 300.000 pelanggan, sementara Calcalist menggambarkannya sebagai perusahaan aktif pertama di antara sembilan bisnis yang dilisensikan untuk memperdagangkan cryptocurrency oleh otoritas tersebut.

Tim keamanan Bits of Gold telah memulai tinjauan komprehensif dengan perusahaan respons insiden siber yang berspesialisasi dan terus memantau sistemnya. Perusahaan juga menyatakan bahwa otoritas terkait telah diberitahu. Layanan tetap beroperasi, dan perusahaan telah memberi tahu pelanggan bahwa tidak ada tindakan akun yang diperlukan saat ini.

Pengungkapan kunci berikutnya akan mencakup jumlah pelanggan yang terpengaruh yang dikonfirmasi, identitas penyedia perangkat lunak yang terkompromi, cakupan tepat dari catatan yang diakses, dan apakah penyelidik menemukan bukti bahwa data tersebut disalahgunakan. Hingga saat itu, angka 200.000 pelanggan yang dilaporkan masih bersifat luas dan skala penuh insiden ini belum dikonfirmasi oleh Bits of Gold.