Coin Center Mendesak Senat untuk Mempertahankan Perlindungan Pengembang dalam RUU BRCA

13 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
1 tampilan

Kekhawatiran Tanggung Jawab Pengembang Cryptocurrency

Kekhawatiran mengenai tanggung jawab pengembang cryptocurrency semakin meningkat setelah beberapa kasus di tahun 2025. Coin Center, sebuah organisasi advokasi, telah meminta Komite Perbankan Senat AS untuk memajukan undang-undang yang akan melindungi pengembang cryptocurrency dari penuntutan ketika mereka tidak mengendalikan dana pengguna. Dalam surat yang dikirimkan oleh kelompok tersebut, Coin Center memperingatkan bahwa penghapusan perlindungan dalam Blockchain Regulatory Certainty Act dapat menghambat inovasi blockchain di Amerika Serikat.

Blockchain Regulatory Certainty Act

Perwakilan Tom Emmer pertama kali memperkenalkan Blockchain Regulatory Certainty Act pada tahun 2018. Bulan lalu, Senator Cynthia Lummis dan Ron Wyden memperkenalkan versi yang direvisi untuk memperjelas aturan pengirim uang federal, menurut catatan kongres. RUU yang diperbarui ini bertujuan untuk menegaskan bahwa pengembang perangkat lunak dan penyedia infrastruktur blockchain bukanlah pengirim uang jika mereka tidak mengambil alih aset pelanggan. Draf tersebut belum ditandai atau di-vote oleh Komite Perbankan Senat, menurut para legislator.

Perbandingan dengan Penyedia Layanan Internet

Dalam surat tersebut, Direktur Kebijakan Coin Center, Jason Somensatto, membandingkan pengembang blockchain dengan penyedia layanan internet dan perusahaan hosting cloud. Somensatto menyatakan bahwa pihak berwenang tidak mengancam aktor-aktor tersebut dengan penjara ketika penjahat menyalahgunakan sistem mereka, dan berargumen bahwa standar hukum yang sama harus diterapkan pada pengembang blockchain yang menerbitkan kode tetapi tidak mengelola dana pengguna.

“Ini adalah jenis aktivitas yang sama yang dilakukan setiap hari oleh penyedia layanan internet, layanan hosting cloud, produsen router, pengembang browser, dan penyedia email,”

tulis Somensatto dalam surat tersebut.

Vonis Kriminal dan Dampaknya

Perdebatan ini muncul setelah beberapa vonis kriminal terhadap pengembang cryptocurrency di Amerika Serikat pada tahun 2025. Pengadilan menghukum pengembang Tornado Cash, Roman Storm, serta pendiri Samourai Wallet, Keonne Rodriguez dan Will Lonergan Hill, karena berkonspirasi untuk menjalankan bisnis pengiriman uang tanpa lisensi. Hakim menjatuhkan hukuman lima tahun penjara kepada Rodriguez dan empat tahun kepada Lonergan Hill, sementara Storm masih menunggu vonis.

Risiko Ketidakpastian bagi Pengembang

Coin Center menyatakan bahwa melemahnya undang-undang tersebut dapat meningkatkan ketidakpastian bagi pengembang yang bekerja di perangkat lunak sumber terbuka. Organisasi ini memperingatkan bahwa beberapa pengembang mungkin memilih untuk meninggalkan Amerika Serikat jika perlindungan yang jelas tidak diberlakukan. Para legislator terus meninjau RUU tersebut seiring dengan kemajuan diskusi mengenai regulasi aset digital di Kongres.