Cumberland Mengamankan Lisensi MPI Singapura untuk Layanan Pembayaran Crypto

2 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
1 tampilan

Cumberland Mendapatkan Lisensi Major Payment Institution di Singapura

Cumberland telah berhasil memperoleh lisensi Major Payment Institution (MPI) dari bank sentral Singapura, yang memungkinkan unit lokalnya untuk menawarkan layanan token pembayaran digital yang diatur serta transfer uang lintas batas. Dalam pengumuman yang disampaikan melalui platform X, anak perusahaan Cumberland di Singapura, Cumberland SG Pte. Ltd., mengonfirmasi penerimaan lisensi MPI dari Monetary Authority of Singapore (MAS).

“Kami sangat senang mengumumkan bahwa Cumberland SG Pte. Ltd. telah menerima lisensi Major Payment Institution, yang memungkinkan kami untuk menyediakan layanan Digital Payment Token dan Cross-Border Money Transfer,” ungkap perusahaan tersebut.

Singapura terus menetapkan standar tinggi dalam regulasi aset digital, dan persetujuan ini memberikan wewenang kepada Cumberland untuk menawarkan layanan Digital Payment Token (DPT) dan layanan transfer uang lintas batas sesuai dengan Undang-Undang Layanan Pembayaran Singapura.

Rencana Ekspansi Cumberland di Singapura

Cumberland juga menekankan bahwa Singapura merupakan salah satu pusat keuangan terkemuka di dunia dan berencana untuk terus memperluas kehadirannya di negara tersebut. Proses perizinan ini dimulai pada bulan Maret, ketika MAS memberikan persetujuan prinsip kepada Cumberland SG untuk lisensi MPI. Pada saat itu, regulator menyatakan bahwa perusahaan telah memenuhi persyaratan regulasi awal, tetapi masih perlu memenuhi beberapa kondisi tambahan sebelum mendapatkan lisensi penuh.

Dengan lisensi ini, Cumberland berharap dapat memperluas layanan aset digital yang sesuai untuk klien institusional. Cumberland merupakan divisi perdagangan dan likuiditas crypto dari DRW yang berbasis di Chicago, yang menyediakan layanan pembuatan pasar dan likuiditas kepada klien institusional di seluruh pasar aset digital.

Kemajuan Regulasi dan Pengawasan di Singapura

Kemajuan regulasi Cumberland juga sejalan dengan perkembangan di Amerika Serikat. Pada bulan Maret, Komisi Sekuritas dan Bursa AS membatalkan kasus penegakan hukum terhadap perusahaan tersebut, mengakhiri tuduhan bahwa mereka telah beroperasi sebagai dealer sekuritas yang tidak terdaftar. Pembatalan ini merupakan bagian dari serangkaian kasus terkait crypto yang dibatalkan oleh lembaga tersebut di bawah kepemimpinan baru.

Persetujuan terbaru ini datang di tengah upaya MAS untuk menggabungkan persetujuan lisensi baru dengan pengawasan regulasi yang ketat terhadap perusahaan crypto yang beroperasi di Singapura. Awal tahun ini, regulator mencabut lisensi MPI dari Bsquared Technology setelah menemukan adanya pernyataan yang salah atau menyesatkan, kelemahan dalam manajemen risiko, kontrol konflik kepentingan, dan pengaturan outsourcing selama inspeksi. MAS juga menyatakan bahwa mereka sedang meninjau kemungkinan pertanggungjawaban pribadi bagi pejabat senior di perusahaan tersebut atas pelanggaran yang terjadi.

Pengawasan regulasi juga diperluas kepada perusahaan yang tidak memiliki otorisasi lokal. Pada bulan Juni, MAS menambahkan Bybit Fintech Limited dan platform perdagangannya ke dalam Daftar Peringatan Investor, yang menurut regulator mengidentifikasi entitas yang dapat dianggap secara keliru sebagai terlisensi atau diatur di Singapura. MAS menekankan bahwa daftar tersebut adalah alat peringatan publik dan bukan tindakan penegakan hukum atau larangan operasi.

Kesimpulan

Dengan tetap mempertahankan standar kepatuhan yang tinggi, Singapura terus mengeluarkan lisensi kepada perusahaan yang memenuhi persyaratannya. Sebelumnya, lisensi telah diberikan kepada perusahaan crypto seperti BitGo, Coinbase, Anchorage, Gemini, dan OKX, yang semakin memperkuat posisi Singapura sebagai pusat yang diatur untuk bisnis aset digital institusional.