Ethereum Foundation Melakukan Staking 45.034 ETH
Ethereum Foundation telah melakukan staking sebanyak 45.034 ETH, yang setara dengan sekitar $93 juta, pada Jumat pagi. Setoran ini dilakukan dalam blok 2.047 ETH ke kontrak deposit Eth2 Beacon Chain. Langkah ini membawa fondasi semakin dekat dengan target staking sebesar 70.000 ETH yang diumumkan pada bulan Februari, yang merupakan salah satu komitmen institusional terbesar terhadap infrastruktur proof-of-stake Ethereum.
Peningkatan Total Posisi Staking
Setoran yang dilakukan pada hari Kamis tersebut meningkatkan total posisi yang di-stake oleh fondasi menjadi sekitar 69.500 ETH, yang bernilai $143 juta. Dengan tingkat staking saat ini yang berkisar antara 2,7% hingga 3,8% APY untuk validator institusional, fondasi berpotensi menghasilkan antara $3,9 juta hingga $5,4 juta per tahun.
Strategi Staking dan Manajemen Kas
Strategi staking ini mencerminkan pergeseran yang diperhitungkan dalam cara Fondasi mengelola kas sebesar $270,9 juta yang tersebar di 14 alamat, yang memegang sekitar 102.413 ETH senilai $209,7 juta, menurut data portofolio yang dilacak oleh Arkham.
“Ini menunjukkan keyakinan bahwa hasil staking jaringan dan apresiasi jangka panjang melebihi penggunaan modal lainnya, seperti pendanaan hibah atau menutupi biaya operasional,” kata Dr. Lena Schmidt, seorang ekonom blockchain di Digital Asset Research Institute. Ia menyebutkan bahwa ini adalah “suara percaya yang mendalam dalam keberlanjutan ekonomi protokol.”
Strategi Kas yang Direvisi
Ethereum Foundation pertama kali menguraikan strategi kas yang direvisi pada bulan Juni lalu sebelum mulai melakukan staking dana kas pada bulan Februari. Minggu lalu, mereka telah mencapai $50 juta dalam aset yang di-stake. Strategi ini muncul di tengah momentum institusional yang lebih luas untuk Ethereum, termasuk dana ETH yang di-stake oleh BlackRock dan kas ETH senilai $10 miliar yang dipegang oleh BitMine milik Tom Lee.
Masa Depan Ethereum
Selain staking, Fondasi terus membentuk masa depan Ethereum melalui inisiatif “Zona Ekonomi” yang menangani fragmentasi Layer-2 dan peta jalan pengembangan tujuh fork yang direncanakan hingga 2029.