Kasus Promosi Cryptocurrency di Inggris
Otoritas Perilaku Keuangan (FCA) dan HTX saat ini sedang dalam pembicaraan untuk merundingkan penyelesaian terkait kasus promosi cryptocurrency yang melanggar hukum kepada konsumen di Inggris. Pengadilan Tinggi London telah menangguhkan proses hukum hingga akhir Agustus untuk memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak mencapai kesepakatan, menurut laporan Reuters yang mengacu pada dokumen pengadilan.
Proses Hukum dan Klaim FCA
Kedua pihak telah bertukar email sejak bulan Maret, yang membuka jalan bagi tiga bulan pembicaraan, dan kemudian memperpanjangnya selama dua bulan lagi pada 25 Juni. FCA mengajukan proses hukum di Divisi Chancery pada 21 Oktober tahun lalu, dalam tindakan penegakan hukum pertama dari jenisnya terhadap bursa cryptocurrency terkait pemasaran, dengan klaim yang dipublikasikan pada bulan Februari.
FCA mencari perintah larangan dan deklarasi bahwa para tergugat telah melanggar pasal 21 dari Undang-Undang Layanan Keuangan dan Pasar, yang melarang promosi keuangan yang tidak sah. Rincian klaim menyebutkan Huobi Global S.A., sebuah perusahaan yang didirikan di Panama pada Mei 2023, serta empat kategori “orang yang tidak dikenal”:
- siapa pun yang memiliki atau mengendalikan htx.com,
- siapa pun yang disebut sebagai “Operator HTX” dalam perjanjian pengguna bursa,
- siapa pun yang mengelola akun sosialnya, dan
- siapa pun yang mengambil peran tersebut sebelum 31 Oktober 2028.
Identitas dan Operasional HTX
Ketentuan bursa mendefinisikan operatornya sebagai “semua pihak yang menjalankan Platform” tanpa menyebutkan nama mereka, dan memberikan ketentuan bahwa identitas tersebut dapat berubah kapan saja. Justin Sun, yang mengambil saham pengendali pada tahun 2022, tidak disebutkan dalam klaim tersebut.
Klaim FCA menjelaskan bagaimana regulator menetapkan bahwa pengguna di Inggris masih dapat melakukan perdagangan. Seorang karyawan FCA, yang bekerja dari alamat IP Inggris, membeli aset cryptocurrency melalui layanan peer-to-peer bursa dan melakukan perdagangan berjangka pada dua pasangan, setelah memverifikasi identitas mereka dengan SIM Inggris. FCA juga menunjukkan bahwa situs tersebut beroperasi dalam bahasa Inggris, menerima GBP, dan menerima ID foto Inggris.
Selain itu, ketentuan HTX sendiri hanya melarang pengguna ritel Inggris dari perdagangan derivatif, bukan dari aset cryptocurrency lainnya, sehingga tidak sepenuhnya mencegah mereka dari perdagangan berjangka.
Sanksi dan Negosiasi
HTX masuk dalam daftar peringatan FCA pada bulan Oktober 2023, pada hari aturan mulai berlaku, dan tidak menjawab surat regulator sebelum tindakan diambil pada bulan Agustus 2025. Negosiasi ini berlangsung bersamaan dengan sanksi dari dua arah, di mana Inggris telah menjatuhkan sanksi kepada HTX dan Sun atas dugaan keterkaitan dengan penghindaran sanksi Rusia, sementara Uni Eropa juga menyebut bursa tersebut dalam langkah-langkah sanksi mereka dua bulan kemudian.
Klaim FCA terpisah dan hanya berkaitan dengan pemasaran. HTX dan FCA menolak untuk mengomentari pembicaraan tersebut kepada Reuters, meskipun juru bicara HTX menyatakan bahwa bursa “tetap berkomitmen untuk menjaga standar kepatuhan, transparansi, dan perlindungan pengguna yang tinggi.”