Hong Kong Berikan Lisensi Crypto Pertama dalam Delapan Bulan kepada VDX dari Victory Fintech

13 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
1 tampilan

Persetujuan Regulasi untuk Platform Aset Digital VDX

Platform aset digital VDX yang dimiliki oleh Victory Fintech telah mendapatkan persetujuan regulasi dari Komisi Sekuritas dan Berjangka Hong Kong (SFC) pada 13 Februari, mengakhiri jeda delapan bulan dalam pemberian lisensi crypto baru. Langkah ini menandai penambahan pertama pada daftar platform perdagangan aset virtual berlisensi SFC sejak Juni 2022.

Operasional dan Lisensi VDX

Persetujuan ini memungkinkan VDX untuk mengoperasikan platform perdagangan aset virtual yang diatur di Hong Kong di bawah rezim lisensi ketat kota untuk perusahaan aset digital. Pejabat pertama kali meluncurkan kerangka kerja tersebut pada tahun 2023 untuk membawa layanan aset virtual ke dalam sistem keuangan yang sepenuhnya diawasi.

Dengan ditambahkannya VDX, jumlah total platform perdagangan aset virtual berlisensi SFC kini menjadi 12. Daftar tersebut mencakup operator terkenal seperti Bullish, HashKey Exchange, dan OSL Digital Securities.

Detail Lisensi dan Otorisasi

Menurut dokumen publik dan registri SFC, lisensi yang diberikan kepada VDX mencakup aktivitas reguler Tipe 1, yang melibatkan perdagangan sekuritas, dan Tipe 7, yang mencakup penyediaan layanan perdagangan otomatis. Pada saat yang sama, afiliasi VDX, VDX Custody Limited, juga menerima otorisasi di bawah Ordinansi Anti-Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme Hong Kong untuk menawarkan layanan kustodian bagi aset digital.

Standar Kepatuhan dan Pertumbuhan Regulator

Rezim SFC mengharuskan adanya kontrol kepatuhan yang kuat, modal yang cukup, perlindungan kustodian yang jelas, dan tata kelola yang kokoh sebelum mengeluarkan lisensi. Sejak kerangka lisensi dimulai, regulator telah mempertahankan kecepatan yang metodis dalam menyetujui pendatang baru. Akibatnya, beberapa perusahaan crypto global besar telah menarik aplikasi atau menghentikan upaya mereka, mengutip tingginya standar kepatuhan.

Pengamat industri mengatakan bahwa persetujuan baru ini menandakan bahwa jalur regulasi Hong Kong tetap terbuka tetapi menuntut.

Implikasi bagi Victory Fintech dan Investor

Meskipun jumlah total platform berlisensi masih terbilang sedikit dibandingkan dengan beberapa pasar regional, regulator tampaknya berkomitmen pada model pertumbuhan yang terkontrol, yang berakar pada perlindungan investor dan integritas operasional. Bagi Victory Fintech, lisensi ini membuka pintu untuk partisipasi yang lebih luas dalam ekosistem aset digital Hong Kong, memungkinkan perusahaan untuk memperluas perdagangan dan penawaran layanan kepada klien profesional dan institusi.

Ini juga memperkuat pesan regulator bahwa hanya perusahaan yang mampu memenuhi persyaratan pengawasan yang rinci yang akan mendapatkan persetujuan. Investor dan pelaku pasar kini mengamati apakah lebih banyak pelamar dapat melewati rintangan regulasi dan bergabung dalam kelompok berlisensi di bawah kerangka kerja SFC yang diawasi ketat.