HSBC dan Standard Chartered Venture Amankan Lisensi Stablecoin Pertama di Hong Kong

2 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
3 tampilan

HSBC dan Anchorpoint Financial Mendapatkan Lisensi Stablecoin di Hong Kong

HSBC dan Anchorpoint Financial, yang didukung oleh Standard Chartered, telah berhasil mendapatkan lisensi sebagai penerbit stablecoin pertama di Hong Kong. Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) mengumumkan nama-nama pemohon yang berhasil pada hari Jumat, menandakan dimulainya era baru bagi aset digital yang diatur di wilayah tersebut.

Di antara perusahaan yang disetujui adalah HSBC, bank penerbit uang kertas lokal yang dominan, bersama dengan Anchorpoint Financial, yang merupakan usaha patungan antara Standard Chartered, Animoca Brands, dan Hong Kong Telecommunications.

Rezim Lisensi dan Kewajiban Penerbit

Persetujuan ini menandai kelompok pertama peserta di bawah rezim lisensi yang secara resmi diluncurkan pada 1 Agustus 2025. Di bawah rezim ini, penerbit stablecoin diwajibkan untuk memperoleh lisensi dari HKMA dengan memenuhi sejumlah aturan tertentu, termasuk yang berkaitan dengan cadangan dan jalur penebusan yang dijamin untuk pengguna.

Kewajiban lainnya mencakup kepatuhan terhadap protokol tata kelola yang ketat serta langkah-langkah Anti-Pencucian Uang (AML) untuk menjaga status baik mereka.

Pengawasan dan Penegakan Hukum

Legislasi ini juga memberikan wewenang kepada regulator untuk menyelidiki pelanggaran potensial dan mengawasi sektor tersebut, termasuk kemampuan untuk mengenakan denda, menangguhkan operasi, atau mencabut lisensi sepenuhnya jika penerbit gagal memenuhi kewajiban hukumnya.

Peluncuran ini mengikuti periode penundaan administratif yang membuat regulator melewatkan tujuan awalnya untuk tahun ini. Pada bulan Februari, CEO HKMA, Eddie Yue, menyatakan bahwa “sejumlah sangat kecil penerbit” akan mendapatkan lisensi pada bulan Maret.

Meskipun tenggat waktu itu berlalu tanpa pengumuman, regulator mengonfirmasi pada 1 April bahwa mereka sedang aktif memajukan proses untuk menyelesaikan kelompok pemohon pertama. Para analis sebagian besar telah memprediksi hasil ini setelah laporan pertengahan Maret yang menyoroti HSBC dan usaha patungan yang didukung oleh Standard Chartered sebagai penerima lisensi yang paling mungkin.