Indonesia Memperkuat Penegakan Hukum Cybercrime melalui Kolaborasi dengan Binance

5 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
3 tampilan

Kolaborasi Binance dalam Memerangi Cybercrime di Indonesia

Blog Binance baru-baru ini menerbitkan artikel yang menyoroti perannya sebagai mitra pengetahuan dalam upaya Indonesia untuk memerangi cybercrime dan kejahatan ekonomi. Kolaborasi ini melibatkan Direktorat Cyber Crime Indonesia (Bareskrim Polri), Direktorat Cyber Crime Kepolisian Daerah Metro Jaya, dan Unit Intelijen Keuangan (PPATK), dengan tujuan meningkatkan kemampuan penegakan hukum melalui pelatihan, dukungan investigasi, dan kerja sama dalam penanganan kasus. Inisiatif ini menekankan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan dan berbagi pengetahuan dalam menangani kejahatan crypto lintas batas.

Pelatihan dan Pertemuan dengan Penegak Hukum

Awal bulan ini, perwakilan dari Binance Financial Intelligence Unit (FIU) terlibat dalam serangkaian pertemuan, sesi pelatihan, dan keterlibatan bilateral dengan penegak hukum serta lembaga pemerintah Indonesia. Interaksi ini, yang melibatkan penyidik cybercrime dan spesialis intelijen keuangan, mencerminkan misi bersama untuk membangun kemampuan yang lebih kuat, membina kepercayaan, dan memastikan ekosistem digital yang lebih aman.

Pelatihan Pembangunan Kapasitas Investigasi

Binance FIU diundang untuk memberikan presentasi di Pelatihan Pembangunan Kapasitas Investigasi Cyber Crime 2025, yang diselenggarakan bekerja sama dengan Bareskrim Polri. Program ini menyediakan platform untuk berbagi teknik investigasi, wawasan tentang kejahatan terkait crypto, dan praktik terbaik dari sektor swasta, membekali penyidik dengan alat yang diperlukan untuk mendeteksi, mencegah, dan merespons ancaman yang canggih.

Sebagai tanda penghargaan, Kepala Sub-Direktorat III Direktorat Cyber Crime, Polisi Senior Superintendent Budi Hermanto, memberikan plakat kepada Binance yang mengakui dukungan dan upaya kolaboratifnya yang berkelanjutan. Pengakuan ini menyoroti dampak nyata dari berbagi pengetahuan dan kemitraan dalam menangani kejahatan crypto lintas batas yang kompleks, serta menekankan komitmen Binance FIU untuk melindungi komunitas crypto yang lebih luas.

Ekspansi Upaya Berbagi Pengetahuan

Selain itu, Binance memperluas upaya berbagi pengetahuannya kepada mitra regional, termasuk sesi dengan Direktorat Cyber Crime Kepolisian Daerah Metro Jaya. Di sini, para ahli mendiskusikan wawasan tentang kasus-kasus terbaru, dan Wakil Direktur Bapak Fian Yunus memberikan tanda penghargaan, mencerminkan kepercayaan yang dibangun melalui kemitraan yang konsisten dan berorientasi hasil.

Keterlibatan ini diakhiri dengan sesi di Unit Intelijen Keuangan Indonesia (PPATK), yang dipimpin oleh Ibu Diana Soraya Noor, yang berfokus pada pembentukan tim tugas Binance-PPATK yang lebih kuat. Kolaborasi ini bertujuan untuk menggabungkan keahlian global dengan intelijen lokal untuk memerangi keuangan ilegal dengan lebih efektif. FIU Binance berkomitmen untuk melindungi ekosistem keuangan, memastikan perlindungan aset pengguna dan operasi platform crypto yang aman dan sesuai.

Kesimpulan

Dengan mengintegrasikan praktik terbaik internasional dengan intelijen lokal, kolaborasi dengan para pejuang kejahatan Indonesia memperkuat ketahanan terhadap kejahatan keuangan yang canggih dan meningkatkan kepercayaan di seluruh lanskap aset digital. Dari unit cybercrime nasional Indonesia hingga pemimpin intelijen keuangannya, muncul pesan yang bersatu: cybercrime adalah tantangan bersama, dan Indonesia menghadapinya dengan visi dan tekad. Binance berdiri di samping lembaga-lembaga yang berdedikasi ini, menyumbangkan keahlian global sambil belajar dari pendekatan proaktif dan inovatif Indonesia. Cybercrime tidak mengenal batas, tetapi komitmen untuk bekerja sama demi masa depan digital yang lebih aman juga tidak mengenal batas.