Kakao Pay dan KakaoBank Menjajaki Peluang Stablecoin Bersama Fireblocks

2 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
1 tampilan

Kakao Pay dan KakaoBank Menjajaki Peluang Aset Digital

Kakao Pay dan KakaoBank sedang menjajaki peluang aset digital bersama Fireblocks, termasuk pengembangan infrastruktur untuk stablecoin. Perusahaan keuangan asal Korea Selatan ini telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan penyedia infrastruktur kripto, Fireblocks, untuk mengeksplorasi berbagai peluang dalam aset digital, termasuk stablecoin.

Uji Coba Infrastruktur Aset Digital

Berdasarkan perjanjian tersebut, kedua perusahaan akan melakukan uji coba proof-of-concept untuk infrastruktur aset digital yang sesuai dengan regulasi, keamanan, dan kebutuhan layanan di Korea Selatan. Inisiatif ini bertujuan untuk membangun infrastruktur on-chain yang aman bagi pasar aset digital yang sedang berkembang di negara tersebut.

Detail Perjanjian dan Latar Belakang

Pengumuman yang dirilis pada hari Senin tidak mencakup rincian mengenai jadwal peluncuran, investasi, atau implementasi. Kakao Pay mengoperasikan layanan pembayaran mobile dan layanan keuangan, sementara KakaoBank merupakan salah satu bank internet terbesar di Korea Selatan. Keduanya merupakan bagian dari ekosistem Kakao yang lebih luas.

Sementara itu, Fireblocks menyediakan infrastruktur aset digital untuk lebih dari 2.500 institusi, termasuk lebih dari 100 bank, menurut informasi dari perusahaan tersebut. Perjanjian ini mengikuti nota kesepahaman terpisah yang ditandatangani oleh Kakao Group dan penerbit stablecoin, Circle. Pada bulan Juli, kedua perusahaan tersebut menandatangani MoU untuk menjajaki infrastruktur pembayaran berbasis blockchain dan teknologi aset digital, yang mencakup peluang seputar stablecoin yang denominasi won dan layanan terkait.

Peluang Stablecoin di Korea Selatan

Kakao Pay dan KakaoBank adalah di antara beberapa perusahaan keuangan dan teknologi di Korea Selatan yang menjajaki peluang stablecoin, seiring dengan pengembangan kerangka regulasi untuk aset digital di negara tersebut. Pada bulan Mei, KB Financial Group menyelesaikan pilot stablecoin yang denominasi won, yang mencakup penerbitan, pembayaran pedagang offline, dan remitansi lintas batas. Selain itu, pada bulan Juli, perusahaan fintech Toss bekerja sama dengan Optimism dan Sunnyside Labs dalam proof of concept untuk infrastruktur pembayaran stablecoin berbasis won.