Kasus Penculikan Cryptocurrency di Prancis Terkait Penyelenggara Luar Negeri: Laporan

2 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
2 tampilan

Penculikan Terkait Cryptocurrency di Prancis

Serangkaian upaya penculikan terkait cryptocurrency baru-baru ini di Prancis telah dikaitkan dengan penyelenggara dari luar negeri, menurut otoritas penegak hukum Prancis. Media berita Prancis, Franceinfo, mengungkapkan laporan rahasia dari Layanan Informasi, Intelijen, dan Analisis Strategis Kejahatan Terorganisir Polisi Judisial (SIRASCO), yang menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 40 kasus penculikan yang berkaitan dengan cryptocurrency di Prancis antara Juli 2023 dan akhir 2025.

Metode Operasi Penculikan

Penculikan ini sering kali diatur oleh penyelenggara yang beroperasi dari luar negeri, yang berkoordinasi dengan perekrut di Prancis. Para perekrut ini menghubungkan penyelenggara dengan individu muda yang memiliki catatan kriminal, yang kemudian melakukan intimidasi secara daring dan serangan fisik.

Profil Korban

Korban penculikan ini umumnya adalah pria berusia antara 20 hingga 35 tahun yang terlibat dalam aset digital sebagai investor, pengusaha, atau influencer. Banyak dari mereka sering menyiarkan gaya hidup mewah mereka di media sosial, yang memungkinkan para penculik untuk melacak rutinitas mereka serta rutinitas anggota keluarga mereka, yang juga menjadi target.

“Penculikan ini menunjukkan bagaimana dunia digital dapat dimanfaatkan untuk kejahatan nyata, dengan para pelaku yang memanfaatkan informasi yang tersedia di media sosial untuk merencanakan tindakan kriminal mereka.”