Mantan CEO Twitter Menggoda Kembalinya Keran Bitcoin
Jack Dorsey, mantan CEO Twitter dan penggiat Bitcoin, membawa komunitas cryptocurrency dalam perjalanan nostalgia dengan menggoda kembalinya keran Bitcoin, sebuah bagian legendaris dari sejarah Bitcoin, melalui akun X-nya. Detail mengenai inisiatif baru dari Block masih minim hingga peluncuran resmi.
Sejarah Keran Bitcoin
Pada bulan Juni 2010, Bitcoin masih merupakan eksperimen teknis yang belum dikenal luas, hanya diketahui oleh lingkaran kecil kriptografer dan cypherpunks awal. Gavin Andresen, salah satu pengembang inti Bitcoin yang paling awal dan terkenal, memungkinkan pengguna internet yang penasaran untuk mencoba uang digital baru ini melalui “Keran Bitcoin” yang asli. Situs web tersebut secara harfiah memberikan BTC secara gratis kepada siapa saja yang ingin menguji perangkat lunak tersebut.
Angka-angka yang diberikan, tentu saja, sangat mencengangkan menurut standar saat ini. Pengunjung hanya perlu menyelesaikan CAPTCHA dasar untuk membuktikan bahwa mereka manusia dan dapat menerima 5 Bitcoin penuh. Pada saat itu, 5 BTC praktis tidak berharga.
Dana dan Operasional Keran
Andresen mendanai keran tersebut sepenuhnya dari kantongnya sendiri, memuatnya dengan 1.100 Bitcoin yang ditambangnya sendiri. Hari ini, 5 koin gratis yang diperoleh dari satu klik CAPTCHA akan bernilai ratusan ribu dolar. Keran asli beroperasi selama beberapa tahun dan memberikan puluhan ribu BTC. Akhirnya, keran tersebut ditutup saat harga aset mulai meningkat.
Kembalinya Konsep Keran Bitcoin
Sangat mungkin bahwa keran yang dihidupkan kembali oleh Jack Dorsey tidak akan memberikan 5 Bitcoin utuh kepada setiap pengunjung. Namun, kembalinya konsep ini merupakan pengakuan besar terhadap asal-usul akar rumput Bitcoin.