Kepala Komite Olimpiade Polandia Dipecat Karena Skandal Cryptocurrency Senilai $94 Juta

3 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
1 tampilan

Komite Olimpiade Polandia Copot Presiden Terkait Tuduhan Korupsi

Komite Olimpiade Polandia (PKOl) telah mengambil langkah tegas dengan mencopot Presiden Radoslaw Piesiewicz setelah penangkapannya terkait tuduhan korupsi yang melibatkan perusahaan cryptocurrency yang bangkrut. Pada 14 September, pemimpin baru organisasi tersebut, Marian Kmita, mengumumkan bahwa dewan eksekutif telah memberikan suara untuk mencopot Piesiewicz dan menunjuk dirinya sebagai presiden sementara hingga April mendatang.

Penyelidikan dan Tuduhan Korupsi

Pencopotan Piesiewicz terjadi beberapa minggu setelah ia ditangkap karena diduga menerima suap dari bursa cryptocurrency Zondacrypto, yang kini sudah tidak beroperasi. Sebelumnya, Piesiewicz telah merundingkan dan menandatangani perjanjian sponsor besar antara Komite Olimpiade dan bursa tersebut. Tekanan untuk perubahan kepemimpinan semakin meningkat di dalam organisasi, dengan Kmita menyatakan bahwa perlawanan internal terhadap Piesiewicz telah berkembang selama berbulan-bulan. Hal ini terlihat dari protes formal yang diajukan oleh sekelompok 15 anggota komite yang mempertanyakan perjanjian sponsor dengan Zondacrypto segera setelah ditandatangani tahun lalu.

“Otoritas Polandia telah meluncurkan penyelidikan atas masalah ini sejak bulan April, yang memicu seruan dari federasi olahraga negara itu agar Piesiewicz mengundurkan diri.”

Penyelidikan tersebut mengikuti laporan media yang mengklaim bahwa mantan CEO Zondacrypto, Przemysław Kral, memberikan hadiah mewah kepada Piesiewicz, termasuk jam tangan mewah senilai $46.605. Sebagai imbalannya, Piesiewicz diduga menggunakan pengaruhnya untuk campur tangan atas nama bursa dengan UOKiK, otoritas perlindungan konsumen Polandia.

Dampak dan Kerugian Finansial

Pejabat pemerintah juga mengklaim bahwa Zondacrypto beroperasi sebagai skema Ponzi dan memiliki hubungan dengan kelompok oposisi nasionalis, kejahatan terorganisir, serta layanan intelijen Rusia. Menurut perkiraan pemerintah, kebangkrutan perusahaan tersebut mengakibatkan kerugian finansial sekitar $94 juta dan mempengaruhi sekitar 30.000 korban.

Sementara itu, Kmita mengakui bahwa dampak dari skandal ini telah meninggalkan Komite Olimpiade Polandia dalam “situasi keuangan yang cukup sulit.” Ia mengumumkan bahwa organisasi tersebut akan segera meluncurkan audit untuk menilai sejauh mana kerusakan finansial yang terjadi. Radosław Piesiewicz kini ditahan sebagai bagian dari penyelidikan kriminal terkait kebangkrutan cryptocurrency ini.