Eksploitasi Kerentanan pada Cosmos EVM
Cosmos Labs baru-baru ini mengungkapkan bahwa para penyerang telah mengeksploitasi kerentanan kritis pada Cosmos EVM di enam jaringan blockchain antara 20 Agustus dan 25 Agustus, yang mengakibatkan pencurian sekitar $5,72 juta dalam bentuk aset melalui bursa terdesentralisasi dan terpusat.
Laporan Teknis dan Penanganan Kerentanan
Dalam laporan teknis yang diterbitkan pada hari Jumat, Cosmos Labs menjelaskan bahwa cacat ini pertama kali dilaporkan melalui program bug bounty mereka pada 25 April, hampir empat bulan sebelum serangan dimulai. Namun, pengujian yang dilakukan tidak dapat mereproduksi eksploitasi pada konfigurasi yang digunakan oleh jaringan Cosmos EVM yang aktif, sehingga mereka menyimpulkan bahwa dana pengguna tidak dalam risiko.
Berdasarkan penilaian tersebut, para pengembang menangani kerentanan melalui patch publik tanpa memberi tahu operator jaringan tentang masalah yang ada. Perbaikan tersebut diterapkan pada bulan Mei tanpa pemberitahuan kepada operator jaringan mengenai kerentanan yang ditangani.
Serangan Pertama dan Metode Eksploitasi
Serangan pertama yang diketahui dimulai pada pukul 15:06 ET pada 20 Agustus, sekitar 20 jam setelah perangkat lunak yang telah dipatch tersedia. Kerentanan ini melibatkan integer underflow di Cosmos EVM, kerangka kerja yang kompatibel dengan Ethereum yang dibangun dari basis kode Evmos sumber terbuka.
Seorang penyerang dapat membuat akun yang berisi token terkunci dan mendelegasikan lebih banyak token kepada validator daripada yang dapat dibelanjakan oleh akun tersebut.
Penyerang kemudian dapat menggunakan saldo yang terinflasi tersebut untuk akun lain, yang mengakibatkan overflow dan meninggalkan penyerang dengan token target. Cosmos Labs menyatakan bahwa tidak ada token tambahan yang dibuat melalui proses ini, dan total pasokan token tetap secara efektif tidak berubah.
Reaksi dan Tanggapan Jaringan
MANTRA melaporkan bahwa eksploitasi tersebut hanya mengubah pasokannya satu unit dasar, denominasi terkecil dari token. Cosmos Labs mencatat bahwa para penyerang menargetkan akun dengan saldo besar, termasuk alamat pembakaran dan dompet multisignature yang dibuat saat jaringan diluncurkan.
Penasihat keamanan mengklasifikasikan cacat ini sebagai kritis dan mengidentifikasi rilis Cosmos EVM sebelum v0.6.2 dan v0.7.2 sebagai rentan. Insiden ini mengikuti pengungkapan keamanan lain yang melibatkan perangkat lunak Cosmos lebih awal tahun ini.
Pengungkapan dan Penanganan Insiden
Pengungkapan lain terjadi sebelum pencurian pertama. Pada pukul 03:16 ET pada 20 Agustus, seorang pengembang Push Chain secara publik mengajukan perubahan kode yang menggambarkan kerentanan dan jalur eksploitasi. Meskipun pengajuan tersebut menyatakan tidak ada versi yang dirilis yang mengandung perbaikan, tabel versinya menghilangkan v0.6.2 dan v0.7.2, yang telah diterbitkan oleh Cosmos Labs sekitar delapan jam sebelumnya.
Cosmos Labs menggambarkan publikasi jalur eksploitasi yang tepat oleh pengembang hilir sebagai “sangat tidak biasa” dan menyatakan bahwa pengungkapan semacam itu dapat meningkatkan risiko bahwa kerentanan akan dieksploitasi.
MANTRA kemudian menyatakan bahwa 20 jam tidak cukup untuk menilai, membangun, menguji, dan mengoordinasikan pembaruan yang merusak keadaan di antara 38 validator independennya.
Kerugian dan Dampak
MANTRA mengalami kerugian terbesar yang diungkapkan secara publik dari serangan tersebut, dengan 720,9 juta token MANTRA yang kemudian bernilai sekitar $3,6 juta diambil dari dua alamat. Salah satunya adalah alamat pembakaran jaringan, dan yang lainnya adalah dompet multisignature yang tidak aktif dari kampanye insentif sebelumnya.
Serangan tersebut tetap tidak terdeteksi selama hampir empat jam, memberi penyerang waktu untuk menguras dompet multisig yang tidak aktif. MANTRA menghentikan jaringan pada pukul 19:13 ET pada 20 Agustus.
Rekomendasi dan Tindakan Selanjutnya
Cosmos Labs merekomendasikan agar jaringan yang rentan dihentikan pada 22 Agustus, setelah MANTRA, TAC, dan KiiChain sudah terkena dampak. KiiChain juga mengkritik cara kerentanan telah dikomunikasikan kepada jaringan hilir, menyatakan bahwa Cosmos Labs tidak memberikan pemberitahuan sebelumnya atau instruksi untuk menghentikan.
Cosmos Labs menyatakan bahwa mereka telah berkoordinasi dengan 40 jaringan selama respons mereka dan bekerja dengan 13 lainnya untuk memperbaiki kerentanan atau menghentikan sebelum mereka diserang.
Kesimpulan
Insiden ini menunjukkan pentingnya komunikasi yang jelas dan tepat waktu dalam menangani kerentanan keamanan di jaringan blockchain. Dengan meningkatnya kompleksitas dan jumlah jaringan yang terlibat, kolaborasi dan transparansi menjadi kunci untuk melindungi aset pengguna dan menjaga integritas sistem.