Klaim Tol Cryptocurrency di Selat Hormuz: Tantangan Verifikasi

1 hari yang lalu
Waktu baca 1 menit
5 tampilan

Kontrol Iran atas Selat Hormuz

Iran tampaknya semakin memperketat kontrol atas Selat Hormuz, sementara laporan mengenai biaya pelayaran kapal semakin spesifik. Reuters melaporkan bahwa Iran telah mempertahankan kendali ketat atas jalur perairan tersebut, hanya mengizinkan kategori kapal tertentu untuk melintas, dan mengharuskan kapal untuk berkoordinasi dengan otoritas Iran sebelum melakukan transit. Selat ini biasanya menangani sekitar 20% perdagangan minyak global, sehingga bahkan pembatasan parsial dapat memiliki dampak yang jauh melampaui wilayah tersebut.

Pembayaran dalam Cryptocurrency dan Yuan Tiongkok

Pada saat yang sama, TradeWinds melaporkan bahwa Iran menerima pembayaran dalam cryptocurrency dan yuan Tiongkok untuk pelayaran, dengan kapal tanker besar diperkirakan membayar sekitar $2 juta masing-masing. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa 18 tanker telah melakukan pembayaran. Namun, saya tidak dapat mengonfirmasi secara independen angka 18 kapal tersebut melalui sumber yang ditinjau oleh Reuters. Perbedaan ini penting. Gambaran yang lebih luas menunjukkan bahwa Iran sedang menggunakan pengaruh langsung atas lalu lintas di Hormuz, didukung oleh beberapa laporan terbaru dari Reuters.

Sistem Pembayaran dan Akses Kapal

Sebaliknya, skala tepat dari sistem pembayaran yang dilaporkan masih bergantung pada laporan perdagangan pengiriman dan belum dicocokkan dalam liputan Reuters yang ditinjau di sini. Reuters menyebutkan bahwa beberapa kapal dari Jepang, Prancis, dan Oman berhasil melintasi selat setelah Iran sebagian membuka kembali jalur untuk kapal yang tidak memiliki keterkaitan dengan AS atau Israel. Beberapa kapal menunjukkan afiliasi netral, sementara yang lain mematikan sistem pelacakan selama transit. Ini menunjukkan adanya sistem selektif, bukan pembukaan kembali normal lalu lintas maritim.

Pengecualian dan Kontrol Teheran

Reuters juga melaporkan bahwa Iran telah mengecualikan Irak dari beberapa pembatasan di Hormuz dan secara terpisah mengizinkan kapal yang membawa barang-barang penting untuk mengakses pelabuhan Iran di bawah prosedur tertentu. Langkah-langkah tersebut menunjukkan bahwa Teheran menggunakan selat sebagai titik tekanan yang terkontrol, bukan menutupnya secara seragam untuk semua pengiriman.

Analisis Biaya dan Pendapatan

Sementara itu, Reuters Breakingviews menyatakan bahwa biaya $2 juta adalah secara finansial mungkin dalam skenario di mana Iran memonetisasi pelayaran melalui Hormuz. Namun, komentar tersebut membingkai angka itu sebagai model pendapatan yang kredibel, bukan sebagai konfirmasi langsung bahwa setiap kapal yang terkena dampak telah membayarnya. Untuk saat ini, pembacaan yang paling aman adalah bahwa rezim pembatasan Iran di Hormuz telah dikonfirmasi, tetapi rincian mengenai pembayaran cryptocurrency dan jumlah 18 tanker yang dilaporkan masih memerlukan konfirmasi independen yang lebih luas.