Bukti Cadangan Bybit ke-29
Bursa cryptocurrency Bybit baru saja menerbitkan Bukti Cadangan (Proof of Reserves/PoR) ke-29, yang merinci status cadangan on-chain per 17 Desember 2025. Audit ini dilakukan oleh Hacken. Menurut laporan tersebut, Bybit mempertahankan rasio cadangan di atas 100% untuk semua aset utama, yang menunjukkan bahwa kewajiban pengguna sepenuhnya didukung oleh likuiditas tambahan yang dimiliki oleh bursa.
Rasio Cadangan Aset Utama
Laporan ini mengungkapkan bahwa rasio cadangan USDT Bybit berada di angka 102%. Total aset pengguna mencapai 5,9 miliar USDT, sementara dompet bursa menyimpan sekitar 6,1 miliar USDT. Untuk USDC, rasio cadangan tercatat sebesar 112%, dengan kewajiban sebesar 583,5 juta USDC dan saldo dompet sebesar 658,4 juta USDC.
Cadangan Bitcoin juga melebihi ambang 1:1, di mana Bybit menyimpan 63.206 BTC untuk kewajiban pengguna sebanyak 59.711 BTC, menghasilkan rasio cadangan sebesar 105%.
Ethereum menunjukkan pola yang serupa, dengan kewajiban pengguna mencapai 528.519 ETH, sementara dompet Bybit berisi 536.845 ETH, menghasilkan rasio cadangan sebesar 101%.
Transparansi dan Verifikasi
Bybit menyatakan bahwa memiliki aset di luar jaminan penuh mencerminkan adanya buffer likuiditas yang dirancang untuk meningkatkan ketersediaan dana di bawah kondisi pasar yang bervariasi.
Bursa ini menekankan bahwa pendekatannya memprioritaskan verifikasi daripada sekadar deklarasi solvabilitas. Pengungkapan Bukti Cadangan secara reguler memungkinkan pengguna untuk secara independen mengonfirmasi keberadaan aset dan membandingkannya langsung dengan kewajiban platform.
Bybit juga menambahkan bahwa seiring praktik PoR terus menyebar di seluruh industri, bursa terpusat memainkan peran kunci dalam menetapkan standar transparansi.
Sebelumnya, CEO Bybit, Ben Zhou, membagikan pandangannya untuk tahun 2026, menguraikan harapan untuk kondisi pasar dan perkembangan industri.