Latam Insights: Raksasa Perbankan Brasil Memperbarui Rekomendasi Bitcoin, TRM Labs Soroti Pertumbuhan Cryptocurrency di Venezuela

2 bulan yang lalu
Waktu baca 1 menit
21 tampilan

Selamat Datang di Latam Insights

Kumpulan berita cryptocurrency paling relevan dari Amerika Latin selama seminggu terakhir.

Rekomendasi Itau Unibanco

Itau Unibanco, bank terbesar di Brasil dengan hampir 100 juta pelanggan, merekomendasikan agar investor memegang hingga 3% dari portofolio mereka dalam bitcoin. Rekomendasi ini muncul dalam laporan terbaru yang menilai bitcoin sebagai alat diversifikasi dan pelindung terhadap devaluasi mata uang.

Laporan tersebut menyoroti bahwa bitcoin telah berkembang dan dapat berfungsi sebagai elemen penting dalam portofolio yang terpengaruh oleh ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik saat ini. Menurut analis Itau, bitcoin telah terlepas dari aset lainnya dan, karena strukturnya yang terdesentralisasi, menawarkan peluang investasi yang berbeda dibandingkan dengan aset-aset tradisional.

Mereka menyatakan bahwa alokasi hingga 3% dapat membantu investor memanfaatkan potensi kenaikan yang mungkin masih ada pada bitcoin, serta berfungsi sebagai pelindung terhadap fluktuasi nilai mata uang Brasil.

Kondisi Cryptocurrency di Venezuela

Di sisi lain, TRM Labs, sebuah perusahaan forensik dan analitik blockchain global, telah membahas kondisi terkini ekosistem cryptocurrency di Venezuela di tengah meningkatnya sanksi. Dalam artikel terbaru, perusahaan tersebut mencatat bahwa meskipun ada kekhawatiran terkait kepatuhan global yang meningkat, penggunaan stablecoin tetap didorong terutama oleh kebutuhan, bukan spekulasi atau niat kriminal.

TRM Labs menemukan bahwa adopsi stablecoin di Venezuela mengikuti pola serupa yang terlihat di negara-negara seperti Argentina, di mana stablecoin menjadi aktor kunci dalam transaksi rumah tangga dan komersial sebagai pengganti dolar.

Pendidikan Berbasis AI di El Salvador

Selain itu, El Salvador bersiap untuk memperkenalkan pengalaman pendidikan berbasis kecerdasan buatan (AI) di sekolah-sekolah mereka. Negara ini telah mengumumkan kolaborasi dengan xAI, startup AI milik Elon Musk, untuk meluncurkan Grok, model LLM, selama dua tahun ke depan.

Inisiatif ini bertujuan untuk membantu siswa Salvadoran dalam perjalanan pendidikan mereka. Menurut siaran pers, model tersebut akan diterapkan di 5.000 sekolah di El Salvador, mulai dari kota hingga daerah pedesaan. Pengalaman ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran yang dipersonalisasi bagi setiap siswa, dengan Grok beradaptasi dengan karakteristik, bahasa, kecepatan belajar, dan minat masing-masing siswa.