Pendiri Cardano Serang CEO Ripple: Alasan Utama di Balik Kontroversi

2 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
1 tampilan

Charles Hoskinson Mengkritik Brad Garlinghouse

Charles Hoskinson, CEO Input Output Global dan pendiri Cardano, baru-baru ini mengkritik CEO Ripple, Brad Garlinghouse, terkait dukungannya terhadap Digital Asset Market Clarity Act, yang dikenal sebagai CLARITY Act. Hoskinson menyatakan, “Dia bersikap prinsip. Itu adalah semangat dan kepedulian yang tulus. Dia terjun ke dalam ruang ini sebagai cypherpunk sejak awal dan berusaha mendukung apa yang seharusnya menjadi tujuan teknologi ini.”

Skeptisisme Terhadap CLARITY Act

Meskipun beberapa anggota komunitas XRP mengkritik Hoskinson karena dianggap “menyerah,” ada juga yang mendukung pandangannya. Hoskinson mengungkapkan skeptisisme yang mendalam mengenai kemungkinan disahkannya undang-undang tersebut. Dalam komentarnya, ia menyoroti kritik terhadap penanganan politik undang-undang ini, khususnya menyalahkan David Sacks, “Crypto Czar” yang ditunjuk oleh pemerintahan Trump, serta peluncuran koin meme bermerek Trump yang merusak dukungan bipartisan yang awalnya dimiliki oleh undang-undang tersebut.

Peringatan Hoskinson

Hoskinson secara terbuka menyatakan bahwa ia tidak percaya undang-undang itu akan bertahan dalam lingkungan politik saat ini, memperingatkan bahwa “jendela” untuk meloloskannya semakin menutup. Ia meragukan bahwa undang-undang tersebut akan disahkan pada kuartal ini. Frustrasinya juga diarahkan kepada David Sacks, yang ia anggap bertanggung jawab atas kegagalan meloloskan undang-undang ini, dan berpendapat bahwa jika Sacks gagal, ia seharusnya mengundurkan diri.

Peluang Undang-Undang Sebelum Peluncuran Koin Meme

Menurut Hoskinson, undang-undang tersebut memiliki peluang kuat untuk disahkan sebelum peluncuran koin meme yang terkait dengan Gedung Putih mengubah regulasi crypto menjadi isu partisan. Seperti yang dilaporkan oleh U.Today, Garlinghouse mendukung undang-undang tersebut, berbeda dengan beberapa tokoh besar lainnya dalam industri. Ia berargumen bahwa undang-undang yang tidak sempurna lebih baik daripada tidak adanya regulasi saat ini, memposisikan dirinya sebagai “optimis” terhadap undang-undang tersebut, berbeda dengan Brian Armstrong dari Coinbase yang menentangnya dan Hoskinson yang meragukan kemungkinan disahkannya. Garlinghouse percaya bahwa industri tidak mampu menunggu undang-undang yang “sempurna” dan bahwa membangun kerangka hukum apapun adalah sebuah kemenangan.