Peringatan David Schwartz: Risiko Tersembunyi dalam Copy Trading dan Potensi Penipuan

3 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
1 tampilan

Peringatan David Schwartz tentang Copy Trading

David Schwartz, mantan CTO Ripple, baru-baru ini mengeluarkan peringatan mengenai risiko tersembunyi yang terkait dengan copy trading. Peringatan ini muncul sebagai tanggapan terhadap diskusi yang dimulai di platform X oleh Nic Carter, salah satu pendiri Coin Metrics.

Carter membagikan sebuah tweet dari seorang pengguna X yang mengklaim telah mengubah investasi sebesar $12 menjadi $100,000, dengan hasil lebih dari 8,300 kali lipat melalui taruhan sepenuhnya dan menggandakan bankroll-nya sebanyak 16 kali berturut-turut pada pergerakan jangka pendek Bitcoin (BTC). Pengguna tersebut juga membagikan taruhan dan alasan di balik setiap langkahnya.

Trik Tertua dalam Investasi

Carter menyebut skenario ini sebagai salah satu trik tertua dalam dunia investasi dan menjelaskan cara kerjanya. Individu tersebut membuat puluhan, bahkan ratusan akun, sambil melakukan perdagangan berisiko di semua akun tersebut (dalam hal ini, melakukan taruhan coinflip setiap hari). Meskipun banyak akun mengalami kerugian secara eksponensial, beberapa di antaranya tetap bertahan.

Carter mencatat bahwa probabilitas kemenangan sekitar 50% per putaran untuk sekitar 100 akun. Ia menyoroti kemungkinan bahwa sebuah akun dapat menang tujuh kali berturut-turut, dan kemudian trader tersebut mengungkapkan akun pemenang tunggalnya, meyakinkan orang lain untuk melakukan copy trading dan memanfaatkan mereka untuk mendapatkan keuntungan.

Carter juga mencatat bahwa penipuan semacam ini pertama kali tercatat pada tahun 1870-an, ketika orang-orang mengirimkan surat berisi tips saham kepada banyak orang, mengeliminasi yang kalah dan meyakinkan beberapa pemenang bahwa mereka adalah ahli dalam pemilihan saham.

Risiko Copy Trading

David Schwartz bergabung dalam diskusi di X dan menyoroti bahwa trik copy trading ini sering kali merupakan penipuan yang dilakukan tanpa disadari. Banyak orang terjebak dalam penipuan ini dengan keyakinan bahwa mereka memiliki keunggulan, padahal sebenarnya mereka hanya beruntung.

Menurut Schwartz, masalah utama dalam memilih copy trading adalah sulitnya menghindari mengikuti seseorang hanya berdasarkan keberuntungan masa lalu.

Dalam konteks ini, Nic Carter menambahkan peringatan kepada komunitas crypto bahwa jika seseorang pernah mempromosikan diri mereka berdasarkan catatan perdagangan, mereka harus memastikan bahwa itu adalah satu-satunya akun yang dimiliki. Mereka juga harus meminta individu tersebut untuk berkomitmen pada satu akun dan kemudian memantau catatan mereka ke depan.