PwC Mengadopsi Cryptocurrency di Tengah Pelonggaran Regulasi AS di Bawah Pemerintahan Trump

4 hari yang lalu
Waktu baca 1 menit
5 tampilan

PwC Memasuki Dunia Cryptocurrency

Perusahaan akuntansi terkemuka, PwC, mulai memasuki dunia cryptocurrency setelah bertahun-tahun bersikap hati-hati, didorong oleh lingkungan yang mendukung cryptocurrency yang dibentuk oleh pemerintahan Donald Trump.

“Kami tidak akan pernah terjun ke dalam bisnis yang belum kami siapkan untuk dijalankan. Selama 10 hingga 12 bulan terakhir, saat kami mengambil lebih banyak peluang di arena aset digital, kami telah memperkuat sumber daya kami baik di dalam maupun di luar perusahaan,” kata Paul Griggs, Senior Partner dan CEO PwC AS, dalam sebuah wawancara dengan Financial Times baru-baru ini.

Menurut Griggs, penerimaan pemerintahan Trump terhadap cryptocurrency telah meyakinkan perusahaan-perusahaan besar yang sebelumnya ragu untuk terlibat, banyak di antaranya terpinggirkan karena ketidakpastian regulasi. “Apakah kami melakukan pekerjaan di bidang audit atau konsultasi, kami melakukan semua itu di crypto. Kami melihat semakin banyak peluang yang datang kepada kami,” tambahnya.

Perubahan Sikap Terhadap Regulasi

Secara historis, PwC dan perusahaan akuntansi besar lainnya mempertahankan sikap konservatif, sebagian besar karena area abu-abu regulasi yang membuat penilaian risiko dan kepatuhan menjadi tugas yang rumit. Sebelum pemilihan ulang Trump, industri cryptocurrency menghadapi perlawanan konstan dari Washington, sering kali ditandai dengan tindakan penegakan hukum yang agresif terhadap perusahaan aset digital.

Namun, situasi ini berubah setelah diperkenalkannya regulasi yang lebih jelas, seperti GENIUS Act dan pencabutan beberapa kasus profil tinggi, yang sebagian besar dipandang sebagai pengakuan regulasi terhadap legitimasi sektor ini. Bagi PwC, langkah-langkah ini memicu perubahan strategis, dan firma tersebut sejak itu aktif menawarkan kepada perusahaan bagaimana mereka dapat memanfaatkan teknologi cryptocurrency, seperti stablecoin, untuk meningkatkan efisiensi operasional.

“GENIUS Act dan peraturan yang mengatur stablecoin diharapkan akan menciptakan lebih banyak keyakinan untuk terjun ke produk dan kelas aset tersebut,” kata Griggs. “Tokenisasi berbagai hal pasti akan terus berkembang. PwC harus berada di ekosistem itu.”

Rekrutmen dan Klien Baru

Firma ini, yang telah menarik klien cryptocurrency seperti penambang bitcoin Mara Holdings, juga telah merekrut talenta senior seperti Cheryl Lesnik, yang kembali ke PwC setelah menghabiskan tiga tahun fokus secara eksklusif pada klien cryptocurrency. Perusahaan lain seperti KPMG dan Deloitte juga telah melakukan langkah serupa selama setahun terakhir, menunjukkan bahwa aset digital secara bertahap menjadi bagian dari keuangan arus utama.