Qivalis Menerima Otorisasi EMI dari Bank Sentral Belanda untuk Meluncurkan Stablecoin Euro

2 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
1 tampilan

Qivalis Menerima Otorisasi sebagai Electronic Money Institution

Qivalis mengumumkan bahwa mereka telah menerima otorisasi sebagai Electronic Money Institution (EMI) dari bank sentral Belanda, De Nederlandsche Bank (DNB). Otorisasi ini memungkinkan Qivalis untuk meluncurkan stablecoin yang dinyatakan dalam euro, dengan rencana penerbitan yang dijadwalkan dalam beberapa bulan mendatang, tergantung pada pemenuhan persyaratan tambahan dari Regulasi Pasar dalam Aset Kripto (MiCA).

Lisensi EMI dan Pengawasan Berkelanjutan

Perusahaan yang berbasis di Amsterdam ini mengungkapkan bahwa lisensi EMI yang diterimanya akan membuatnya tunduk pada pengawasan berkelanjutan oleh bank sentral, serta memenuhi syarat untuk menerbitkan token uang elektronik yang dinyatakan dalam euro. Persetujuan ini menghilangkan hambatan regulasi yang signifikan, sehingga mendekatkan Qivalis pada peluncuran stablecoin euro di bawah kerangka hukum MiCA.

Rencana Penerbitan Stablecoin

Qivalis berencana untuk memulai penerbitan stablecoin tersebut dalam waktu dekat, dengan catatan bahwa hal ini akan bergantung pada pemenuhan persyaratan MiCA yang berlaku dan publikasi white paper mereka. Perusahaan ini berupaya memperkenalkan stablecoin euro ke dalam pasar yang saat ini didominasi oleh stablecoin berbasis dolar AS. Menurut DefiLlama, kapitalisasi pasar Tether USDt (USDT) mencapai $183 miliar, yang mencakup lebih dari 60% dari total pasar stablecoin yang bernilai $303 miliar.

“Kami percaya bahwa Eropa perlu memiliki aset penyelesaian on-chain yang dinyatakan dalam euro, yang diterbitkan sesuai dengan hukum Eropa dan tunduk pada standar regulasi Eropa,” ujar Jan-Oliver Sell, CEO Qivalis.

Dukungan Institusi yang Meningkat

Pada bulan Mei, Qivalis juga berhasil menambah 25 bank baru di 15 negara, sehingga total dukungan institusi yang mereka miliki kini mencapai 37.