Rancangan Undang-Undang Baru Kanada Usulkan Larangan Total Donasi Kampanye Cryptocurrency

5 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
3 tampilan

Langkah Kanada dalam Pembatasan Donasi Kampanye

Kanada telah mengambil langkah untuk membatasi cara kelompok politik menerima dana kampanye melalui rancangan undang-undang baru yang menargetkan donasi cryptocurrency. Usulan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengurangi risiko campur tangan asing dan memperketat aturan mengenai pembiayaan pemilihan menjelang pemilu federal yang akan datang.

Larangan Donasi Cryptocurrency

Pemerintah federal Kanada mengusulkan larangan total terhadap donasi cryptocurrency kepada partai politik dan pihak ketiga yang terlibat dalam pemilihan. Langkah ini diusulkan dalam Undang-Undang Pemilihan yang Kuat dan Bebas, yang telah dibacakan untuk pertama kalinya di House of Commons pada hari Kamis. Rancangan undang-undang ini juga akan melarang donasi yang dilakukan melalui wesel dan kartu prabayar.

Pemerintah menyatakan bahwa metode pembayaran ini dapat menyulitkan pelacakan kontribusi dan menciptakan ruang untuk pendanaan anonim selama periode pemilihan. Steven MacKinnon, pemimpin House pemerintah dan sponsor rancangan undang-undang tersebut, menyatakan bahwa perubahan yang diusulkan bertujuan untuk melindungi integritas pemilihan. Dalam sebuah pernyataan di X, ia mengatakan:

“Dengan diperkenalkannya Undang-Undang Pemilihan yang Kuat dan Bebas, investasi baru untuk melawan ancaman asing dan koordinasi pemerintah yang lebih kuat, kami bertindak untuk memastikan pemilihan kami tetap bebas, adil, dan aman setiap saat.”

Upaya Sebelumnya dan Rekomendasi

Amandemen yang diusulkan akan memperbarui Undang-Undang Pemilihan Kanada dan mengharuskan entitas politik untuk menolak bentuk pembayaran yang dilarang. Pemerintah telah membingkai rancangan undang-undang ini sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk menutup celah yang dapat dimanfaatkan oleh aktor asing untuk mempengaruhi aktivitas politik.

Ini bukanlah upaya pertama Kanada untuk menghentikan donasi cryptocurrency dalam politik. Usulan serupa muncul pada tahun 2024 di bawah menteri keselamatan publik saat itu, Dominic LeBlanc, tetapi gagal untuk melanjutkan ke pembacaan kedua dan kemudian kedaluwarsa. Donasi politik cryptocurrency tetap legal di Kanada sejak 2019, di mana Elections Canada memperlakukannya sebagai donasi properti. Namun, kekhawatiran tentang pelacakan kontributor terus berlanjut.

Pada tahun 2024, Kepala Pejabat Pemilihan Stéphane Perrault merekomendasikan larangan total, menulis bahwa cryptocurrency “menyebabkan tantangan dalam mengidentifikasi kontributor.” Jika Parlemen menyetujui rancangan undang-undang ini, kelompok politik perlu mengembalikan, menghancurkan, atau mentransfer kontribusi yang dilarang kepada kepala pejabat pemilihan.

Sanksi dan Aturan Baru

Sanksi yang diusulkan termasuk denda hingga dua kali lipat jumlah yang didonasikan, ditambah $25.000 untuk individu dan $100.000 untuk perusahaan. Rancangan undang-undang ini juga memperluas aturan tentang deepfake yang meniru kandidat pemilihan untuk menyesatkan pemilih.

Langkah Kanada ini terjadi pada hari yang sama ketika Inggris mengumumkan rencana untuk moratorium pada donasi politik cryptocurrency, menunjukkan bahwa kekhawatiran tentang risiko pemilihan digital kini meluas di luar satu negara.