Regulator Hainan China Ingatkan Publik tentang Bursa Tidak Disetujui dan Klaim RWA

2 jam yang lalu
2 menit baca
3 tampilan

Peringatan Regulator Keuangan Hainan

Regulator keuangan provinsi Hainan, China, mengeluarkan peringatan kepada publik setelah beberapa entitas mengklaim diri mereka sebagai “Hainan International Data Asset Exchange,” “Hainan Data Exchange,” atau nama serupa, serta mengklaim bahwa mereka dapat secara legal menjalankan bisnis RWA (real world asset) dan RDA (real data asset). Regulator menegaskan bahwa operasi tersebut tidak memiliki persetujuan resmi dan dapat melibatkan aktivitas keuangan ilegal yang berpotensi mengancam keamanan aset publik.

Persyaratan Izin dan Operasi

Pemberitahuan tersebut menekankan bahwa Hainan belum memberikan izin untuk pendirian entitas yang disebut “Hainan International Data Asset Exchange.” Selain itu, setiap tempat perdagangan di provinsi ini diwajibkan untuk mendapatkan persetujuan dari pemerintah provinsi. Bisnis tidak diperbolehkan menggunakan istilah seperti “bursa” atau “pusat perdagangan” tanpa izin resmi, serta tidak dapat menjalankan operasi terkait bursa tanpa persetujuan yang sah.

Peningkatan Pengawasan Terhadap Tokenisasi Aset

Peringatan ini muncul di tengah pengawasan yang semakin ketat dari otoritas China terhadap aktivitas tokenisasi aset. Pada 6 Februari, Bank Rakyat China bersama tujuh lembaga lainnya mengeluarkan pemberitahuan yang memasukkan tokenisasi RWA ke dalam kerangka regulasi nasional, menyatakan bahwa aktivitas spekulatif terkait telah mengganggu ketertiban keuangan dan membahayakan keamanan aset publik.

Aktivitas Keuangan Ilegal

Pemberitahuan dari Hainan menyoroti bagaimana entitas-entitas tersebut mempresentasikan diri mereka kepada pasar. Menurut regulator, kelompok-kelompok ini mengiklankan kemampuan mereka untuk menjalankan bisnis RWA dan RDA secara patuh, meskipun mereka tidak memiliki izin untuk beroperasi sebagai tempat perdagangan. Biro tersebut menyatakan bahwa perilaku semacam ini dapat dianggap sebagai aktivitas keuangan ilegal.

Penegakan Aturan yang Sudah Ada

Regulator tidak menyajikan langkah ini sebagai larangan baru yang berdiri sendiri terhadap RWA. Sebaliknya, peringatan ini memperkuat aturan yang sudah ada mengenai tempat perdagangan yang tidak disetujui dan sejalan dengan kebijakan nasional yang lebih luas yang dikeluarkan pada bulan Februari. Ini menunjukkan bahwa tindakan lokal ini ditujukan untuk penegakan terhadap entitas tertentu, bukan sebagai perubahan kebijakan baru dari Hainan.

Hubungan dengan Penipuan Volume Bursa Palsu

Berita terbaru juga mengaitkan kasus ini dengan penipuan volume bursa palsu. Namun, pemberitahuan resmi Hainan yang dirilis melalui laporan media terkait negara dan lokal tidak menggunakan istilah tersebut secara tepat. Peringatan utama berfokus pada branding bursa yang tidak disetujui dan dugaan aktivitas keuangan ilegal yang terkait dengan promosi RWA dan RDA.

Definisi Tokenisasi RWA

Pemberitahuan bersama pada 6 Februari dari delapan lembaga menyatakan bahwa aktivitas bisnis terkait mata uang virtual adalah aktivitas keuangan ilegal di China dan menambahkan definisi formal untuk tokenisasi RWA. Tokenisasi RWA dijelaskan sebagai penggunaan kriptografi dan teknologi buku besar terdistribusi untuk mengubah hak kepemilikan, hak pendapatan, atau kepentingan serupa dalam aset menjadi token atau sertifikat mirip token untuk penerbitan dan perdagangan.

Kesimpulan dan Peringatan untuk Investor

Media negara dan laporan pasar merangkum kebijakan ini sebagai “dilarang ketat di dalam negeri, diatur ketat di luar negeri.” Pelaporan mengenai pemberitahuan tersebut menyatakan bahwa tokenisasi RWA domestik dan layanan terkait dilarang, sementara setiap aktivitas luar negeri yang melibatkan kepentingan China menghadapi pengawasan dan persyaratan persetujuan yang ketat. Latar belakang ini membantu menjelaskan peringatan dari Hainan. Regulator lokal tidak hanya menantang legitimasi nama bursa tertentu, tetapi juga memberi sinyal bahwa pemasaran RWA domestik tetap merupakan area berisiko tinggi di bawah kerangka yang diperbarui di China. Bagi para investor, pesannya jelas: setiap platform yang mengklaim menjalankan bisnis bursa RWA yang disetujui di Hainan tanpa otorisasi pemerintah harus diperlakukan dengan hati-hati.