Pemotongan Tenaga Kerja di Block Inc.
Perusahaan teknologi keuangan yang dimiliki oleh Jack Dorsey, Block Inc., sedang mempersiapkan pemotongan hingga 10% dari tenaga kerjanya sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk merampingkan operasi dan meningkatkan efisiensi. Hal ini dilaporkan oleh Bloomberg, yang mengutip sumber yang akrab dengan masalah ini.
Detail Pemotongan
Pemotongan yang mungkin terjadi dapat mempengaruhi sekitar 1.000 karyawan, berdasarkan jumlah karyawan Block yang hampir mencapai 11.000 pada akhir 2025. Karyawan telah diberitahu secara internal bahwa peran mereka sedang ditinjau sebagai bagian dari evaluasi kinerja tahunan, dengan keputusan diharapkan akan final dalam beberapa minggu mendatang.
Upaya Restrukturisasi
Langkah ini menandai bagian terbaru dari upaya restrukturisasi multi-tahun di Block, yang mengoperasikan bisnis termasuk Square, Cash App, dan inisiatif yang berfokus pada Bitcoin. Perusahaan telah berupaya menyederhanakan struktur organisasinya, mengintegrasikan tim lebih dekat, dan memfokuskan sumber daya pada area yang memiliki pertumbuhan lebih tinggi dan lebih menguntungkan.
Fokus pada Efisiensi
Block juga telah meningkatkan penekanan pada otomatisasi dan alat produktivitas internal, termasuk asisten kecerdasan buatan internal yang dikenal sebagai Goose, saat berusaha untuk beroperasi lebih efisien dalam skala besar.
Tantangan yang Dihadapi
Sebelumnya, perusahaan telah menyatakan keinginan untuk menyeimbangkan investasi pertumbuhan dengan kontrol biaya yang lebih ketat. Rencana pengurangan tenaga kerja ini muncul di tengah tantangan yang dihadapi Block dalam lingkungan operasional yang sulit. Pertumbuhan dalam bisnis pedagang Square-nya telah melambat di tengah tekanan pada usaha kecil, sementara persaingan di sektor pembayaran digital dan layanan keuangan tetap ketat.
Pengawasan Investor
Block dijadwalkan untuk melaporkan pendapatan kuartal keempat akhir bulan ini, dengan investor mengawasi margin dan disiplin biaya dengan cermat. Perusahaan telah menggariskan target jangka panjang yang menyerukan pertumbuhan laba kotor yang berkelanjutan hingga paruh kedua dekade ini.