Ripple Berpartisipasi dalam KTT Berisiko Tinggi di Gedung Putih

3 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
1 tampilan

Ripple dan KTT Regulasi Stablecoin di Washington

Ripple telah mengamankan tempat di meja tertinggi di Washington. Pada Senin sore, perwakilan dari perusahaan pembayaran berbasis blockchain ini bergabung dengan sekelompok elit tokoh besar di dunia cryptocurrency dan pelobi dari sektor perbankan tradisional di Gedung Putih untuk sebuah KTT berisiko tinggi mengenai regulasi stablecoin. Pertemuan tertutup selama dua jam ini berfokus pada salah satu isu paling kontroversial yang menghambat legislasi struktur pasar saat ini: hasil dan imbalan dari stablecoin.

Peserta dan Suasana Pertemuan

Daftar peserta mencakup beberapa perwakilan utama dari industri cryptocurrency (Ripple, Coinbase, Tether, Kraken, Crypto.com, Paxos, Circle, dan PayPal) serta tokoh-tokoh besar di sektor perbankan dan keuangan tradisional (Fidelity, Cantor Fitzgerald, SoFi, dan lainnya). Menurut reporter Eleanor Terrett, sumber di dalam ruangan menggambarkan suasana sebagai “konstruktif” dengan “getaran positif” dan “tanpa teriakan“. Diskusi dilaporkan berfokus pada risiko dan peluang dari memungkinkan penerbit stablecoin untuk menawarkan hasil (bunga) kepada pemegangnya.

Perdebatan Antara Bank dan Perusahaan Cryptocurrency

Bank berargumen bahwa hasil dari stablecoin yang tidak diatur berfungsi sebagai produk perbankan bayangan yang menyedot simpanan dari pemberi pinjaman yang diatur, sementara perusahaan cryptocurrency berpendapat bahwa melarang hasil akan membatasi inovasi dan manfaat bagi konsumen. Terrett mencatat bahwa isu-isu tersebut “dikerangkakan sehingga kedua belah pihak tahu di mana batasan berada.”

Strategi Negosiasi yang Berbeda

Meskipun nada yang ramah, terdapat gesekan yang jelas dalam pendekatan kedua belah pihak terhadap negosiasi. Brendan Pedersen, seorang reporter yang meliput persimpangan antara keuangan dan kebijakan, mencatat perbedaan tajam dalam strategi. “Orang-orang di ruangan pertemuan crypto-bank di Gedung Putih telah memberi tahu saya bahwa kedua industri memiliki pendekatan yang sangat berbeda terhadap negosiasi awal. Perwakilan dari sektor cryptocurrency ingin membahas solusi potensial yang spesifik mengenai hasil. Sementara itu, perwakilan dari sektor perbankan sebagian besar menghindari rincian dan tidak ingin membahas solusi yang terpisah,” ujarnya.

Kemajuan dalam Isu Kebijakan

Patrick Witt, Direktur Eksekutif Dewan Penasihat Presiden untuk Aset Digital, mengklaim bahwa telah ada kemajuan pada beberapa isu kebijakan yang “sepertinya sulit dipecahkan“. “Selama beberapa bulan terakhir, kami telah mencapai terobosan pada beberapa isu kebijakan yang tampaknya sulit dipecahkan. Saya yakin kami akan dapat menyelesaikan yang ini juga,” katanya. Dia optimis bahwa isu hasil dari stablecoin pada akhirnya juga akan diselesaikan.