Ripple UDAX Bergabung dengan Levery dan FGV untuk Meningkatkan Likuiditas On-Chain Institusional bagi Bank di Brasil dan Amerika Latin

5 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
3 tampilan

Levery dan Kemitraan Strategis

Levery, penyedia infrastruktur yang memungkinkan bank dan lembaga keuangan meluncurkan bursa aset digital menggunakan teknologi Automated Market Maker (AMM), telah menjalin kemitraan dengan Ripple UDAX dan Fundação Getulio Vargas (FGV) untuk memperluas likuiditas on-chain institusional di Brasil dan Amerika Latin. Kolaborasi ini merupakan langkah signifikan menuju pembangunan infrastruktur keuangan berbasis blockchain yang diatur untuk bank-bank tradisional di seluruh wilayah tersebut.

Inisiatif Ripple UDAX

Di inti inisiatif ini adalah Ripple UDAX (University Digital Asset Xcelerator), sebuah program yang lahir dari kemitraan Ripple dengan University of California, Berkeley, di bawah University Blockchain Research Initiative (UBRI). Program ini menghubungkan penelitian akademis dengan penerapan blockchain praktis, mempercepat adopsi institusional terhadap teknologi distributed ledger, serta memperluas kasus penggunaan di dunia nyata di seluruh ekosistem XRP Ledger (XRPL).

Infrastruktur dan Kepatuhan

Melalui kemitraan ini, Levery menyediakan infrastruktur inti yang memungkinkan bank menjalankan lingkungan perdagangan yang sesuai dengan regulasi dan didukung oleh AMM. Hal ini memungkinkan lembaga keuangan untuk meluncurkan dan mengelola bursa aset digital dengan keselarasan regulasi yang terintegrasi dan transparansi operasional penuh. Dirancang untuk penggunaan institusional, model ini memprioritaskan skalabilitas, auditabilitas, dan interoperabilitas lintas batas yang mulus.

Sistem ini dibangun di sekitar penyediaan likuiditas yang dalam di XRP Ledger, memungkinkan penyelesaian waktu nyata di seluruh Ripple USD, stablecoin lokal, dan aset dunia nyata yang ter-tokenisasi. Pengaturan ini mengurangi gesekan di pasar grosir sambil meningkatkan efisiensi modal bagi bank dan fintech di seluruh Amerika Latin.

Dari sisi kepatuhan, infrastruktur ini mengintegrasikan Chainalysis untuk pemantauan transaksi waktu nyata, penyaringan Know Your Transaction (KYT), dan penegakan Anti-Money Laundering (AML), memastikan semua aktivitas memenuhi standar regulasi yang berkembang dan mendukung adopsi tingkat institusi di pasar aset digital yang sedang berkembang.

Brasil sebagai Pusat Inovasi

Brasil semakin memposisikan dirinya sebagai pusat inovasi aset digital, dan peluncuran Automated Market Maker tingkat institusi yang dibangun untuk lingkungan yang diatur menandai langkah jelas menuju keuangan berbasis blockchain yang lebih mainstream di wilayah tersebut. Perkembangan ini sejalan dengan strategi ekspansi lebih luas Ripple, termasuk rencana aplikasinya untuk lisensi Penyedia Layanan Aset Virtual (VASP) di Brasil, yang akan memperkuat kehadirannya di seluruh layanan kustodi, infrastruktur pembayaran, penyelesaian stablecoin, dan layanan perbendaharaan melalui Ripple.

Intinya, langkah-langkah ini mencerminkan konvergensi yang lebih dalam antara keuangan tradisional dan sistem likuiditas terdesentralisasi, dengan Brasil muncul sebagai lapangan uji kunci untuk adopsi blockchain institusional di seluruh Amerika Latin.