Prediksi Robert Kiyosaki tentang Harga Perak dan Inflasi
Penulis terlaris Robert Kiyosaki mengungkapkan bahwa lonjakan harga perak dapat menjadi pertanda bahwa inflasi hiper akan segera terjadi. Penulis buku “Rich Dad Poor Dad” ini percaya bahwa harga perak bisa mencapai $200 per ons pada tahun 2026.
“PERAK di atas $70. Ini adalah BERITA BAIK bagi para penimbun emas dan perak, tetapi BERITA BURUK bagi para penabung uang palsu. Saya khawatir bahwa harga perak di $70 mungkin menandakan inflasi hiper dalam lima tahun ke depan, karena uang palsu terus kehilangan nilai. Jangan jadi pecundang. Uang palsu akan terus kehilangan daya beli seiring dengan kenaikan harga perak menuju $200 pada tahun 2026. Lindungi diri Anda,” ujar Kiyosaki.
Seruan untuk Berinvestasi dalam Logam Mulia
Kiyosaki juga mengulangi seruannya untuk berinvestasi dalam perak, serta menyarankan agar dalam setahun ke depan, orang-orang membeli lebih banyak logam mulia, Bitcoin (BTC), dan Ethereum (ETH) sebagai langkah menghadapi inflasi hiper.
“PELAJARAN #9: Cara menjadi lebih kaya saat ekonomi dunia runtuh. The FED baru saja mengumumkan rencana mereka untuk masa depan. Mereka menurunkan suku bunga, yang menandakan adanya QE (quantitative easing) atau pencetakan uang palsu. Ini adalah apa yang disebut Larry Lepard sebagai ‘The Big Print’ dalam judul buku terkenalnya. Ini akan mengarah pada inflasi hiper, yang akan membuat hidup sangat mahal bagi mereka yang tidak siap. Saran saya tetap sama: beli lebih banyak emas asli, perak, Bitcoin, dan Ethereum. Saya membeli lebih banyak perak segera setelah The Fed mengumumkan pemotongan suku bunga lainnya minggu lalu. Perak akan melambung tinggi, mungkin mencapai $200 per ons pada tahun 2026, sementara saat ini perak berada di $20 per ons pada tahun 2024.”
Pertanyaan Umum
Q: Apakah saya perlu membeli lebih banyak perak? A: TIDAK. Saya hanya tidak ingin ditipu oleh pemerintah saya sendiri, dan saya akan menjadi lebih kaya ketika ekonomi palsu runtuh.