Saham Strive Inc. Mengalami Lonjakan
Saham Strive Inc. mengalami lonjakan setelah perusahaan mengumumkan pembelian Bitcoin terbaru dan memberikan pembaruan kepada investor mengenai neraca keuangannya. Pada 6 April 2026, saham ASST naik sekitar 5%, sementara perbendaharaan Bitcoin Strive kini mencapai 13.741 BTC setelah pembelian baru sebanyak 113 BTC senilai sekitar $7,75 juta.
Pembelian dan Strategi Perusahaan
Pembelian ini dilakukan dengan harga rata-rata sekitar $68.577 per Bitcoin, berdasarkan data yang disediakan dalam laporan. Pembaruan ini semakin menarik perhatian investor terhadap strategi perbendaharaan Strive, yang menggabungkan eksposur langsung terhadap Bitcoin dengan cadangan kas dan kepemilikan ekuitas terkait. Perusahaan kini termasuk di antara pemegang Bitcoin korporat publik terbesar.
Strive juga melaporkan memiliki $86,9 juta dalam bentuk kas dan setara kas per 2 April 2026. Dalam pengajuan yang sama, perusahaan mengungkapkan kepemilikan sebesar $50,5 juta dalam Saham Preferen Seri A Variabel Strategi, atau STRC. Secara keseluruhan, posisi ini memberikan gambaran yang lebih jelas kepada investor mengenai likuiditas dan campuran investasi perusahaan.
Kepemilikan Bitcoin dan Kerugian yang Belum Direalisasi
Dengan pembelian 113 BTC baru ini, total kepemilikan Bitcoin Strive kini mencapai 13.741 BTC. Berdasarkan harga pasar awal April, perbendaharaan tersebut diperkirakan bernilai lebih dari $950 juta. Posisi Bitcoin yang terus berkembang tetap menjadi bagian sentral dari cerita saham ASST. Namun, menurut pengajuan, basis biaya rata-rata Bitcoin Strive berada di sekitar $104.073 per koin, meninggalkan perusahaan dengan kerugian yang belum direalisasi lebih dari $500 juta di atas kertas.
Strategi Pembelian dan Pendanaan
Meskipun demikian, Strive terus menambah perbendaharaan Bitcoin-nya alih-alih memperlambat laju pembeliannya. Strategi perusahaan ini menarik perhatian karena menggabungkan akumulasi agresif dengan alat pendanaan baru. Strive terus memanfaatkan struktur modalnya untuk mendukung pembelian, termasuk penggunaan SATA, saham preferen Seri A dengan suku bunga variabel.
Per 2 April, perusahaan memiliki 59.312.566 saham biasa Kelas A yang beredar, 9.896.553 saham biasa Kelas B, dan 4.373.194 unit saham preferen SATA. Selain Bitcoin, Strive melaporkan $86,9 juta dalam bentuk kas dan setara kas. Perusahaan juga memegang $50,5 juta dalam saham STRC, yang terkait dengan penawaran saham preferen Strategi.
Pengurangan Utang dan Rencana Masa Depan
Laporan menyebutkan bahwa STRC memberikan hasil 11,5%, memberikan Strive eksposur terhadap instrumen pembiayaan korporat yang terkait dengan Bitcoin. Perusahaan juga telah mengurangi utang yang diwarisi, melunasi $110 juta, atau 92%, dari utang yang terkait dengan akuisisi Semler Scientific. Perusahaan berencana untuk melunasi sisa $10 juta pada akhir April 2026.
Saham preferen SATA Strive tetap menjadi bagian penting dari struktur tersebut. Laporan menyebutkan bahwa dividen SATA baru-baru ini meningkat menjadi 12,75%, memberikan perusahaan alat lain untuk mengumpulkan modal sambil terus menambah Bitcoin.
Peran Strive di Pasar Modal Terkait Bitcoin
Minggu lalu, Strive mengumumkan bahwa anak perusahaannya akan bertindak sebagai penasihat sub untuk ETF Kredit Digital T-Strive yang diusulkan, yang diperdagangkan di bawah ticker yang direncanakan DGCR. Dana yang diusulkan diharapkan untuk berinvestasi terutama dalam saham preferen Strategi dan Strive. Hasil tersebut kemudian akan mendukung akuisisi Bitcoin.
Rencana ini menghubungkan model perbendaharaan Strive dengan strategi produk yang lebih luas, serta menempatkan perusahaan lebih dalam ke pasar yang berkembang untuk produk keuangan yang terkait dengan perbendaharaan Bitcoin. Akibatnya, investor kini memperhatikan baik saham ASST maupun peran Strive di pasar modal terkait Bitcoin.
Dengan pembelian terbaru ini, Strive menduduki peringkat sebagai pemegang Bitcoin korporat terbesar ke-9 secara global, menempatkan perusahaan di antara sekelompok kecil perusahaan publik yang membangun perbendaharaan Bitcoin yang besar. Namun, Strategi yang dipimpin oleh Michael Saylor tetap jauh lebih besar, dengan 766.970 BTC setelah pembelian terbaru sebanyak 4.871 BTC.