Salinan Bajakan ‘The Odyssey’ Menyembunyikan Malware Pencuri Cryptocurrency

3 jam yang lalu
Waktu baca 1 menit
2 tampilan

Risiko Mengunduh Salinan Ilegal “The Odyssey”

Penggemar yang mencoba mendapatkan salinan ilegal “The Odyssey” mungkin berisiko kehilangan dompet cryptocurrency mereka. Perusahaan keamanan Bitdefender mengungkapkan bahwa unduhan bajakan palsu dari film blockbuster yang baru dirilis ini sudah beredar, dan terinfeksi oleh Lumma Stealer, sebuah malware pencuri informasi yang mencari dompet cryptocurrency di antara data sensitif lainnya.

File Berbahaya dan Penipuan

Menurut Bitdefender, file berbahaya ini muncul hanya beberapa hari setelah peluncuran film, menyamar sebagai WEBRip dan Blu-ray rip berkualitas tinggi dengan nama yang menyerupai rilis torrent yang sah. Namun, sebenarnya, file-file ini adalah executable Windows yang menginfeksi komputer alih-alih memutar film. Untuk menipu pengguna, penyerang sering mengganti ikon file dengan yang menyerupai VLC Media Player atau file video, sebuah trik yang semakin efektif karena Windows secara default menyembunyikan ekstensi file, sehingga banyak pengguna tidak dapat membedakan antara file “.exe” dan video yang sebenarnya.

Bahaya Lumma Stealer

Setelah dijalankan, Lumma Stealer akan mencuri kata sandi browser, detail pembayaran yang disimpan, data autofill, kredensial desktop jarak jauh, dan dompet cryptocurrency. Malware ini juga mencuri cookie otentikasi, yang berarti korban dapat kehilangan akses ke akun mereka bahkan jika otentikasi multi-faktor diaktifkan. Bitdefender menyatakan bahwa produknya berhasil memblokir unduhan tersebut dan menandai domain command-and-control yang terkait dengan operasi ini.

Kampanye Serupa di Masa Lalu

Mereka juga mencatat bahwa kampanye ini mirip dengan kampanye yang terjadi pada tahun 2025, yang menyembunyikan malware serupa dalam file palsu “Mission: Impossible – The Final Reckoning”.

Skema Penipuan yang Berulang

Temuan ini menyoroti betapa seringnya penyerang menyembunyikan kode pencuri dompet di dalam konten yang diinginkan oleh pengguna. Selama bertahun-tahun, telah ada berbagai skema serupa, termasuk malware yang diselundupkan melalui halaman CAPTCHA palsu yang diarahkan melalui BNB Chain, kampanye SparkKitty yang menyisipkan kode pencuri dompet ke dalam aplikasi seluler, dan wallpaper “anime girl” berbahaya yang ditujukan untuk gamer Steam. Penyerang juga telah meracuni alat pengembang dengan menanamkan kode pencuri cryptocurrency di dalam pustaka Python yang terinfeksi.

Nasihat dari Bitdefender

Intinya, malware ini sering kali datang bersama sesuatu yang diinginkan oleh korban, baik itu film bajakan, mod game, atau paket pengkodean. Nasihat dari Bitdefender sangat jelas: gunakanlah layanan streaming yang sah, jangan pernah menjalankan executable yang diiklankan sebagai video, dan aktifkan tampilan ekstensi file di Windows agar file “.exe” yang disamarkan tidak bisa lolos sebagai film.